Gila-gilaan! Freeport Panen 26 Ton Emas di 2026, Antam Langsung Borong Tanpa Sisa!

- Editor

Selasa, 14 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Ilustrasi

Hariannarasi.com, Jakarta – PT Freeport Indonesia (PTFI) menargetkan produksi emas sebanyak 26 ton atau setara 800.000 ons pada tahun 2026. Seluruh hasil produksi emas tersebut dipastikan akan dibeli seratus persen oleh PT Aneka Tambang Tbk (Antam) sebagai langkah strategis mendukung hilirisasi mineral di dalam negeri.  

Direktur Utama PT Freeport Indonesia, Tony Wenas, menyampaikan target tersebut dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi XII DPR RI di Jakarta, Senin (13/4/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain emas, Tony menyebutkan bahwa PTFI juga menargetkan produksi tembaga sebesar 1,1 miliar pon pada tahun yang sama.

​”Rencana produksi metal kami untuk tahun 2026 adalah 1,1 miliar pon tembaga dan 800 juta ons emas. Jika dikonversi menjadi ton, emasnya mencapai 26 ton dan seluruhnya akan diserap (offtake) oleh PT Antam,” jelas Tony Wenas.

Saat ini, produksi PTFI sedang berada dalam masa pemulihan dan peningkatan produksi (ramp up) secara bertahap. Hal ini menyusul sempat terhentinya seluruh kegiatan operasional di tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC), Mimika, Papua Tengah akibat insiden longsor pada September tahun lalu.

Proses ramp up tersebut rencananya akan berlangsung hingga kuartal pertama 2027, di mana PTFI baru akan mulai mengoperasikan Production Block 1 yang memiliki bijih kadar tinggi (high grade).

​Dari sisi hilir, hasil penambangan bijih yang ditargetkan mencapai 156.000 ton per hari akan diolah menjadi konsentrat terlebih dahulu di Papua, sebelum dikirim dan dimurnikan di fasilitas smelter PTFI di Gresik, Jawa Timur. Produksi logam murni ini diperkirakan baru akan terlihat hasilnya pada bulan Juli mendatang.

​Dengan pencapaian target produksi tersebut, serta asumsi harga tembaga US$ 4,75 per pon dan emas US$ 4.000 per ons, Freeport memproyeksikan kontribusinya terhadap penerimaan negara pada tahun 2026 dapat mencapai US$ 2,9 miliar atau sekitar Rp 49,65 triliun. Angka tersebut mencakup setoran pajak, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), dan dividen kepada MIND ID.

​Kontribusi ini diproyeksikan akan terus melonjak ke angka US$ 4,3 miliar pada tahun 2027, dan mencapai sekitar US$ 6 miliar (sekitar Rp 100 triliun) per tahun mulai tahun 2028.

Sebagai catatan, target pemulihan ini diusahakan setelah kinerja produksi emas PTFI pada 2025 meleset dari sasaran. Pada tahun lalu, perusahaan hanya mampu memproduksi 33 ton emas (1,1 juta ons) atau sekitar 49 persen dari target awal sebesar 67 ton (2,2 juta ons). (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Luar Biasa! Defisit APBN Juni 2026 Capai Rp196,5 Triliun
Perkuat Ekosistem Ekonomi Syariah, Pemprov Lampung Susun Rencana Aksi 2027
Kawal Sensus Ekonomi 2026, Wagub Lampung Minta Pelaku Usaha Tak Asal Beri Data
Fantastis! Kredit Bank di Lampung Tembus Rp114,57 Triliun, Sektor Ini Jadi Juaranya!
Pos Indonesia Rugi Rp37,72 Miliar Imbas Kecurangan Pegawai, Danantara Turun Tangan Lakukan Audit!
Bantah Patriot Bond Jadi Wadah Cuci Uang, Menkeu Purbaya Sentil Peran Singapura di FATF
BPR Bermodal di Bawah Rp6 Miliar Terancam Sanksi, OJK Perketat Aturan!
Dampak Raksasa Industri Ojol, Hasilkan PDB Rp565 Triliun!
Berita ini 66 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:31 WIB

Luar Biasa! Defisit APBN Juni 2026 Capai Rp196,5 Triliun

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:15 WIB

Perkuat Ekosistem Ekonomi Syariah, Pemprov Lampung Susun Rencana Aksi 2027

Minggu, 12 Juli 2026 - 06:23 WIB

Kawal Sensus Ekonomi 2026, Wagub Lampung Minta Pelaku Usaha Tak Asal Beri Data

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:09 WIB

Fantastis! Kredit Bank di Lampung Tembus Rp114,57 Triliun, Sektor Ini Jadi Juaranya!

Senin, 6 Juli 2026 - 08:05 WIB

Pos Indonesia Rugi Rp37,72 Miliar Imbas Kecurangan Pegawai, Danantara Turun Tangan Lakukan Audit!

Berita Terbaru