Ratusan Truk Logistik Terjebak Macet 10 Jam di Bakauheni, Muatan Sayur dan Buah Membusuk

- Editor

Jumat, 27 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Ist

Hariannarasi.com, Lampung Selatan – Kemacetan parah melumpuhkan arus balik Lebaran 2026 di kawasan Bakauheni, Lampung Selatan. Ratusan truk pengangkut kebutuhan pokok, buah, dan sayuran terjebak antrean lebih dari 10 jam di akses menuju pelabuhan alternatif, mengakibatkan muatan membusuk dan memicu potensi kerugian miliaran rupiah. 

Kemacetan mulai terjadi pada Rabu (25/3) pukul 23.30 WIB dan terpusat di akses menuju Pelabuhan BBJ Muara Pilu serta Pelabuhan Sumur Makmur Abadi (SMA).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Antrean truk mengular sepanjang lebih dari 5 kilometer di Jalan Lintas Timur (Jalintim). Lalu lintas semakin semrawut karena sejumlah kendaraan nekat melawan arus di wilayah Desa Sumur.

​Keterlambatan penyeberangan ini berdampak langsung pada kondisi muatan logistik yang mudah rusak. Para sopir dan pemilik barang mengeluhkan lambannya pelayanan.

Pmbusukan muatan, truk yang mengangkut buah-buahan dan sayuran mengalami pembusukan karena tertahan di jalan terlalu lama.

Kerugian finansial total kerugian dari seluruh angkutan logistik yang tertahan ditaksir mencapai ratusan juta hingga miliaran rupiah. Reno, salah satu pemilik muatan buah asal Bengkulu, menyebut kerugiannya bisa menembus Rp50 juta jika buahnya gagal diseberangkan pada hari itu.

Pemicu Antrean: Masalah Scanning Tiket

Menurut para sopir, kemacetan dipicu oleh kebijakan otoritas setempat yang mengharuskan seluruh truk logistik melakukan pemindaian (scanning) tiket fisik di Pelabuhan BBJ sebelum diarahkan ke Pelabuhan SMA.

Hongki, sopir truk buah tujuan Jakarta, mengaku tertahan di Pelabuhan SMA dari Rabu pukul 23.35 WIB hingga Kamis (26/3) pukul 10.30 WIB tanpa kejelasan. “Alasannya harus scan barcode tiket fisik. Harusnya kebijakan seperti ini diperbaiki agar tidak menimbulkan kerugian bagi kami,” ujar Hongki.

Pelabuhan Alternatif Telat Beroperasi

Di tengah kemacetan tersebut, Pelabuhan Wika Beton yang sedianya disiapkan untuk mengurai kepadatan justru tidak difungsikan secara maksimal sejak awal arus balik. Area parkir yang mampu menampung 200 hingga 300 truk sempat dibiarkan kosong.

Kemacetan baru bisa diurai pada Kamis (26/3) pukul 12.39 WIB, setelah seluruh kendaraan dialihkan ke Pelabuhan Wika Beton dan otoritas mengoperasikan dua kapal tambahan.

​Hingga berita ini diturunkan, pihak KSOP Bakauheni belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab pasti lambannya penanganan kemacetan tersebut.

​Di sisi lain, Direktur Utama PT ASDP, Heru Widodo, membenarkan bahwa Pelabuhan Wika Beton baru dioperasikan pada hari Kamis. Ia menegaskan bahwa pengaturan tersebut merupakan ranah KSOP, bukan ASDP.

“Jadi itu bukan kewenangan kami, dan sejauh ini kami belum mendapatkan konfirmasi dari pihak KSOP bagaimana penanganannya. Tapi jika mendapat perintah untuk menyiapkan armada agar kompatibel di sana, kami akan ke sana,” tegas Heru. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Usai Gubernur Lampung Gelar Salat Istisqa, Hujan Guyur Bandar Lampung
Positif Gunakan Ekstasi, Polres Way Kanan Amankan Wanita Asal Metro
Diduga Selingkuh, Oknum Kepala Sekolah dan Guru di Lampung Tengah Digerebek Warga
Tak Kantongi SLHS, BGN Tutup Sementara 125 Dapur MBG di Lampung! 
Update Jurnalis Hilang: Hari Ke-3 Pencarian, TNI AL Temukan Pelampung dan Tabung
Kepergok Potong Kabel di Atas Tower BTS, Pemuda di Lamteng Diciduk Polisi
Pesan Terakhir Berujung ‘Centang Satu’, Rombongan Jurnalis yang Hilang Kontak Sempat Kirim Pesan Whatsapp!
Konflik Agraria PT BSA, Masyarakat Marga Anak Tuha Tuntut Kesetaraan Hukum dan Dialog
Berita ini 89 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 08:09 WIB

Usai Gubernur Lampung Gelar Salat Istisqa, Hujan Guyur Bandar Lampung

Jumat, 11 September 2026 - 07:36 WIB

Positif Gunakan Ekstasi, Polres Way Kanan Amankan Wanita Asal Metro

Kamis, 10 September 2026 - 18:17 WIB

Tak Kantongi SLHS, BGN Tutup Sementara 125 Dapur MBG di Lampung! 

Kamis, 10 September 2026 - 16:30 WIB

Update Jurnalis Hilang: Hari Ke-3 Pencarian, TNI AL Temukan Pelampung dan Tabung

Kamis, 10 September 2026 - 16:26 WIB

Kepergok Potong Kabel di Atas Tower BTS, Pemuda di Lamteng Diciduk Polisi

Berita Terbaru

Bandar Lampung

Usai Gubernur Lampung Gelar Salat Istisqa, Hujan Guyur Bandar Lampung

Jumat, 11 Sep 2026 - 08:09 WIB