Pemerintah Umumkan BHR Ojol 2026 Capai Rp220 Miliar, Segini Rata-Rata yang Diterima Driver

- Editor

Rabu, 4 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist

Hariannarasi.com, Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Kementerian Ketenagakerjaan resmi mengumumkan program Bonus Hari Raya (BHR) atau setara Tunjangan Hari Raya (THR) bagi mitra pengemudi angkutan online (ojol) dan kurir untuk Lebaran 2026.  

Total dana yang disiapkan oleh pihak aplikator mencapai Rp220 miliar dan akan menargetkan sekitar 850.000 mitra pengemudi di seluruh Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyebutkan bahwa besaran BHR yang diterima akan disesuaikan dengan tingkat aktivitas dan produktivitas masing-masing mitra. Secara rata-rata, pengemudi aktif dipastikan mendapat insentif ratusan ribu rupiah. 

​”Pengemudi aktif itu rata-rata bisa dapat minimal Rp150.000 untuk roda dua. Sedangkan untuk roda empat bisa minimal sampai Rp200.000,” jelas Airlangga dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (3/3/2026).

​Di sisi lain, bagi mitra pengemudi yang berada di kategori produktivitas tertinggi, nilai BHR yang diterima bisa jauh melampaui angka rata-rata tersebut. Sebagai contoh, mitra pengemudi GrabBike berpeluang menerima BHR hingga Rp850.000, sementara pengemudi GrabCar dapat memperoleh hingga Rp1.600.000.

​Penyaluran BHR ini akan dilakukan langsung oleh perusahaan aplikator besar, terutama Grab Indonesia dan Gojek (GoTo).

​Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, menambahkan bahwa pemerintah telah meminta pihak aplikator untuk transparan dalam menghitung BHR mitranya. Besaran BHR ini ditetapkan minimal 25 persen dari rata-rata pendapatan bersih pengemudi selama periode penilaian.

​Terkait waktu pencairan, Menaker menginstruksikan agar perusahaan membayarkan bonus tersebut secara tunai jauh hari sebelum Hari Raya Idulfitri.

​”BHR diberikan paling lambat 7 hari sebelum Lebaran (H-7), namun kami mengimbau perusahaan agar membayarkannya lebih cepat,” tegas Yassierli.

Melalui kebijakan BHR 2026 ini, pemerintah berharap kesejahteraan para pengemudi ojek online dan kurir dapat lebih terjamin dalam memenuhi kebutuhan menjelang perayaan Idulfitri. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Rampingkan BUMN, Presiden Prabowo Targetkan 700 dari 1.077 Perusahaan Ditutup Akhir Tahun
Presiden Prabowo Gagas Mega Proyek Kota Satelit, Lampung Masuk Daftar dari 12 Kota di Indonesia
Ribuan Calon Manajer Kopdes Jalani Pelatihan di Pusdik Armed Cimahi
Tunggakan Utang Program MBG Capai Rp1,6 Triliun, BGN Minta Maaf
TNI Jadi Sopir Truk Pertamina di Sumut, Ini Kata Pemerintah Pusat!
Geger! Anggaran Kipas Angin Kopdes Capai Rp1,8 Triliun
Kabar Gembira! Pemerintah Bagi-Bagi 1 Juta Sertifikat Tanah Gratis, Cek Syaratnya di Sini
Sah! Dilantik Menteri Agus, Komjen Rudi Setiawan Kini Pegang Kendali Pengawasan Kemenimipas
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:36 WIB

Rampingkan BUMN, Presiden Prabowo Targetkan 700 dari 1.077 Perusahaan Ditutup Akhir Tahun

Minggu, 19 Juli 2026 - 12:06 WIB

Presiden Prabowo Gagas Mega Proyek Kota Satelit, Lampung Masuk Daftar dari 12 Kota di Indonesia

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:56 WIB

Ribuan Calon Manajer Kopdes Jalani Pelatihan di Pusdik Armed Cimahi

Sabtu, 18 Juli 2026 - 06:16 WIB

Tunggakan Utang Program MBG Capai Rp1,6 Triliun, BGN Minta Maaf

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:35 WIB

TNI Jadi Sopir Truk Pertamina di Sumut, Ini Kata Pemerintah Pusat!

Berita Terbaru

Bandar Lampung

Buntut 21 Kasus Keracunan, Program MBG di Lampung Dievaluasi Total!

Selasa, 21 Jul 2026 - 07:34 WIB