Sejumlah Perusahaan Lakukan PHK Massal, AI Jadi Kambing Hitam!

- Editor

Sabtu, 21 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Ilustrasi

Hariannarasi.com, Jakarta – CEO OpenAI, Sam Altman, mengungkapkan, banyak perusahaan saat ini sengaja menggunakan perkembangan kecerdasan buatan (AI) sebagai alasan untuk melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK).

Altman menyebut fenomena ini sebagai bentuk “pembersihan citra”, di mana AI dijadikan kambing hitam atas kebijakan efisiensi internal yang sebenarnya memang ingin dilakukan oleh perusahaan. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya tidak tahu berapa persentase pastinya, namun ada semacam ‘pembersihan citra AI’ saat orang menyalahkan AI atas PHK yang seharusnya dilakukan,” ujar Altman sebagaimana dikutip dari Business Insider, beberapa waktu lalu.

Fenomena yang sering disebut sebagai AI washing ini mulai terlihat di sejumlah raksasa teknologi seperti Amazon, IBM, Salesforce, hingga HP, yang kerap mencantumkan AI dalam kebijakan PHK mereka.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada bukti kuat bahwa perusahaan-perusahaan tersebut benar-benar mengganti seluruh fungsi pekerjaan manusia dengan teknologi AI secara langsung dalam waktu singkat.

Altman tidak menampik jika teknologi AI akan mengganggu struktur lapangan kerja konvensional di masa depan. Namun, ia menekankan dampak tersebut tidak akan terjadi secara instan, melainkan secara bertahap dalam beberapa tahun ke depan.

Ia meyakini, manusia akan mulai beradaptasi dan menemukan jenis pekerjaan baru yang tercipta berkat kehadiran AI.

Senada dengan itu, CEO Google DeepMind Demis Hassabis memprediksi AI akan menyebabkan perlambatan perekrutan untuk posisi-posisi junior.

Sementara itu, CEO Anthropic Dario Amodei memberikan proyeksi yang lebih tajam dengan menyebutkan bahwa AI berpotensi menghapus separuh pekerjaan kerah putih (white-collar) tingkat pemula dalam kurun waktu lima tahun ke depan.

Isu penyalahgunaan alasan AI dalam PHK ini menjadi sorotan di tengah maraknya efisiensi industri teknologi global, dimana transparansi perusahaan terkait alasan sebenarnya dibalik pengurangan karyawan mulai dipertanyakan oleh publik. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Usai Kapal Bantuan Gaza Dicegat Israel, Jurnalis Asal Lampung Hilang Kontak!
Anies Baswedan Ditunjuk Jadi Dewan Penasihat Kota Riyadh, Bagikan Pengalaman Transportasi Jakarta
Sempat Dipanggil Polda Sumut, Lagu Viral Siti Mawarni Ya Incek Dipakai Klub Borussia Dortmund
Bukan Cuma Bisnis, Ini Alasan Pemerintah Ingin Perbanyak Konser K-Pop di RI!
Enam Kapal Dagang Dipaksa Putar Balik, AS Blokade Ketat Selat Hormuz!
Kenapa Kapal Pertamina Dilarang Lewat Selat Hormuz? Ini Kata Dubes Iran!
Iran Izinkan Kapal Asing Lintasi Selat Hormuz, Dua Kapal Indonesia Masih Tertahan!
Makin Panas! Spanyol Tuding Israel Sengaja Targetkan TNI di Lebanon, Tel Aviv Meradang
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 08:49 WIB

Usai Kapal Bantuan Gaza Dicegat Israel, Jurnalis Asal Lampung Hilang Kontak!

Minggu, 17 Mei 2026 - 03:52 WIB

Anies Baswedan Ditunjuk Jadi Dewan Penasihat Kota Riyadh, Bagikan Pengalaman Transportasi Jakarta

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:24 WIB

Sempat Dipanggil Polda Sumut, Lagu Viral Siti Mawarni Ya Incek Dipakai Klub Borussia Dortmund

Kamis, 23 April 2026 - 08:05 WIB

Bukan Cuma Bisnis, Ini Alasan Pemerintah Ingin Perbanyak Konser K-Pop di RI!

Rabu, 15 April 2026 - 08:44 WIB

Enam Kapal Dagang Dipaksa Putar Balik, AS Blokade Ketat Selat Hormuz!

Berita Terbaru