Pemerintah Siapkan Pembangunan Rusun Subsidi di Lampung

- Editor

Sabtu, 21 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Ilustrasi

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) berencana membangun rumah susun (rusun) bersubsidi di Provinsi Lampung. 

Pembangunan kawasan hunian terpadu yang dikonsep layaknya Meikarta di Jawa Barat ini, bertujuan untuk menyediakan tempat tinggal layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sekaligus mengatasi masalah kawasan kumuh. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menteri PKP Maruarar Sirait (Ara) menyatakan, pihaknya saat ini tengah memetakan wilayah-wilayah di Lampung yang paling ideal untuk merealisasikan proyek perumahan rakyat tersebut.

​”Kami persiapkan sekarang. Kami lagi bahas dan tentunya kita pelajari. Semua kabupaten atau kota di Lampung, kami pastikan akan mendapatkan program rumah bersubsidi,” ujar Ara di kantor Kementerian PKP, Jakarta, Jumat (20/2/2026).

Sebagai bentuk dukungan penuh, pemerintah pusat juga menyiapkan sejumlah kebijakan khusus (diskresi) guna meringankan beban masyarakat, salah satunya dengan menggratiskan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

Ara menegaskan, program rusun subsidi ini merupakan solusi utama penyediaan perumahan bagi rakyat, terutama di wilayah perkotaan.

​Wacana pembangunan rusun subsidi ini mengemuka setelah adanya pertemuan strategis antara Menteri PKP dengan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal.

Gubernur Rahmat menyambut positif rencana tersebut, ia mengakui jika selama ini penanganan masalah permukiman, terutama kawasan kumuh di daerah padat penduduk di Lampung, masih dilakukan secara parsial sehingga hasilnya tidak maksimal dan membutuhkan kebijakan yang lebih holistik.

“Namun, di bawah Kementerian PKP ada kolaborasi dan intervensi dari berbagai macam pemangku kepentingan (stakeholder) yang ternyata lebih mempercepat dan memudahkan,” kata Gubernur Mirza.

Melalui proyek percontohan di Lampung ini, pemerintah berharap pembangunan perumahan berbasis kolaborasi ini kedepannya dapat terus berlanjut dan direplikasi di berbagai kota lainnya di seluruh Indonesia. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tawuran Bersenjata Tajam Pecah di Dekat Polsek Labuhan Ratu, Warga Sempat Dengar Suara Tembakan
Braakk! Grand Max Hantam Truk Parkir di Candimas, Proses Evakuasi Pasutri yang Terjepit Berlangsung Tegang
Mobil Ditabrak dan Diancam Dibunuh Pakai Senpi, Rombongan Wartawan di Tulang Bawang Lapor Polisi
Cekcok Utang Rp20 Juta, Pria Asal OKI Ditembak di Mesuji, Definisi yang Ngutang Lebih Garang
Cium Bau Menyengat, Sopir Lalamove Gagalkan Pengiriman Kardus Diduga Berisi Mayat di Bandung
Dari Kunci T hingga Aksi Kekerasan, Polresta Bandar Lampung Bongkar 34 Kasus Kejahatan Jalanan
Sah! DPRD Tanggamus Setujui KUPA-PPAS Perubahan 2026, Anggaran Belanja Capai Rp1,74 Triliun
Pembunuh Wanita dalam Kardus di Bandung Diringkus Kurang dari 6 Jam, Korban Asal Bandar Lampung
Berita ini 814 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 19:05 WIB

Tawuran Bersenjata Tajam Pecah di Dekat Polsek Labuhan Ratu, Warga Sempat Dengar Suara Tembakan

Rabu, 2 September 2026 - 15:12 WIB

Braakk! Grand Max Hantam Truk Parkir di Candimas, Proses Evakuasi Pasutri yang Terjepit Berlangsung Tegang

Rabu, 2 September 2026 - 14:51 WIB

Mobil Ditabrak dan Diancam Dibunuh Pakai Senpi, Rombongan Wartawan di Tulang Bawang Lapor Polisi

Rabu, 2 September 2026 - 14:47 WIB

Cekcok Utang Rp20 Juta, Pria Asal OKI Ditembak di Mesuji, Definisi yang Ngutang Lebih Garang

Rabu, 2 September 2026 - 12:58 WIB

Cium Bau Menyengat, Sopir Lalamove Gagalkan Pengiriman Kardus Diduga Berisi Mayat di Bandung

Berita Terbaru