Targetkan Nol Putus Sekolah di 2026, Pemprov Lampung Perkuat Sinkronisasi Data hingga Kabupaten/Kota

- Editor

Rabu, 18 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung berkomitmen penuh untuk mencapai target nol angka putus sekolah pada tahun 2026. 

Langkah strategis yang diambil adalah dengan memperkuat penelusuran serta sinkronisasi data siswa hingga ke tingkat kabupaten dan kota di seluruh wilayah Lampung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Upaya ini bertujuan untuk memastikan seluruh anak usia sekolah di Provinsi Lampung mendapatkan akses pendidikan yang layak tanpa terkendala faktor ekonomi maupun aksesibilitas.

Gubernur Lampung menekankan, bahwa keakuratan data merupakan kunci utama dalam menekan angka putus sekolah. Dengan data yang valid, pemerintah dapat memetakan secara presisi wilayah mana saja yang memiliki kerawanan tinggi terhadap anak putus sekolah.

“Kita perlu memperkuat koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota untuk melakukan penelusuran data yang lebih mendalam. Tujuannya agar intervensi yang diberikan, baik berupa bantuan pendidikan maupun program beasiswa, bisa tepat sasaran,” ungkap Gubernur Mirza, rabu (18/2).

​Selain sinkronisasi data, Pemprov Lampung juga mendorong kolaborasi lintas sektor. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan diinstruksikan untuk bekerja sama dengan perangkat desa hingga tingkat RT/RW guna memantau anak-anak yang tidak melanjutkan sekolah atau berisiko berhenti di tengah jalan.

​Target “Zero Dropout” pada 2026 ini juga merupakan bagian dari upaya besar Pemprov Lampung dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) serta menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Pemerintah daerah juga akan terus mengoptimalkan berbagai program pendukung, seperti penyediaan fasilitas pendidikan yang lebih merata dan bantuan biaya pendidikan bagi keluarga kurang mampu.

Diharapkan, dengan penguatan data dan pengawasan yang ketat, tidak ada lagi anak di Lampung yang kehilangan haknya untuk belajar. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Temukan Praktik Pungutan ‘Fee’ Yayasan ke Mitra SPPG, BGN Janji Rombak Tata Kelola Program MBG
Presiden Prabowo Lantik 26 Anggota Wantimpres, Ada Rocky Gerung Hingga Eks Ketua MK Anwar Usman
Anggaran MBG Capai Rp240,2 Triliun, Subsidi Gas Melon dan BBM Dipangkas Hampir Rp12 Triliun!
Sekda Definitif Tersandung Korupsi, Sulpakar Ditunjuk Jadi Pj Sekda Lampung Tengah
Eks Kapolri Merapat ke Istana, Listyo Sigit Dilantik Jadi Kepala Staf Kepresidenan Gantikan Moeldoko
Presiden Prabowo Lantik Jenderal Suyudi Ario Seto Sebagai Kapolri
Cek Rekening! 13,3 Juta Pekerja Terima Bantuan Subsidi Rp900 Ribu
PPPK Paruh Waktu Langsung Naik Status Penuh Waktu Januari 2027, Cek Besaran Gaji per Golongan!
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:35 WIB

Temukan Praktik Pungutan ‘Fee’ Yayasan ke Mitra SPPG, BGN Janji Rombak Tata Kelola Program MBG

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Presiden Prabowo Lantik 26 Anggota Wantimpres, Ada Rocky Gerung Hingga Eks Ketua MK Anwar Usman

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Anggaran MBG Capai Rp240,2 Triliun, Subsidi Gas Melon dan BBM Dipangkas Hampir Rp12 Triliun!

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Sekda Definitif Tersandung Korupsi, Sulpakar Ditunjuk Jadi Pj Sekda Lampung Tengah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:09 WIB

Eks Kapolri Merapat ke Istana, Listyo Sigit Dilantik Jadi Kepala Staf Kepresidenan Gantikan Moeldoko

Berita Terbaru