Caption : ist
Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Panitia Kerja (Panja) Listrik Komisi XII DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Lampung untuk membahas ketahanan pasokan dan pemerataan akses listrik, khususnya di wilayah pedesaan dan pelosok. Pertemuan tersebut berlangsung di Hotel Radisson Lampung, Kamis (5/2/2026).
Rombongan Panja yang dipimpin oleh Sugeng Suparwoto diterima oleh Pemerintah Provinsi Lampung yang diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Bani Ispriyanto. Hadir pula Sekretaris DPRD Lampung Descataama Paksi Moeda serta sejumlah kepala dinas terkait dan perwakilan Kementerian ESDM serta PT PLN.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam pertemuan tersebut, Sugeng Suparwoto menegaskan pentingnya penguatan ketahanan energi di Lampung mengingat posisinya sebagai pintu gerbang Pulau Sumatera.
Ia mendorong percepatan pembangunan infrastruktur pembangkit listrik di wilayah Lampung serta maksimalisasi potensi Energi Baru Terbarukan (EBT), terutama panas bumi.
”Pemerintah Daerah, PLN, dan Kementerian ESDM perlu menyusun peta jalan pengembangan kelistrikan jangka menengah untuk memastikan keandalan sistem di Lampung,” ujar Sugeng.
Sementara itu, Bani Ispriyanto memaparkan bahwa meski rasio elektrifikasi di Lampung sudah sangat tinggi, tantangan utama masih ada pada akses listrik di wilayah pelosok yang bersinggungan dengan kawasan hutan.
Pemerintah Provinsi Lampung pun meminta dukungan Panja Komisi XII untuk memfasilitasi percepatan perizinan lintas sektor di Kementerian Kehutanan. Hal ini diperlukan agar pembangunan jaringan listrik di wilayah Mesuji, Lampung Barat, Way Kanan, dan Lampung Tengah yang melintasi kawasan konservasi dapat segera terealisasi.
Kunjungan kerja ini diharapkan dapat memberikan data faktual bagi DPR RI dalam menjalankan fungsi pengawasan serta merumuskan kebijakan sektor ketenagalistrikan nasional ke depan. (*)






