Prabowo dan Surya Paloh Bertemu di Hambalang, Bahas Wacana Peleburan Gerindra dan NasDem?!

- Editor

Minggu, 12 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Ilustrasi

Hariannarasi.com, Hambalang – Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dilaporkan telah melangsungkan pertemuan empat mata dengan Presiden Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto. 

Pertemuan tertutup tersebut berlangsung di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada pertengahan Februari 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pertemuan kedua tokoh politik tersebut memunculkan gagasan untuk menggabungkan Partai NasDem dan Partai Gerindra.

ika wacana peleburan ini terealisasi, kedua partai yang sama-sama berakar dari “pecahan” Partai Golkar ini akan menghimpun kekuatan politik yang masif.

Mengacu pada hasil Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, gabungan kedua partai tersebut akan menguasai hampir 35 juta suara nasional, atau setara dengan sekitar 23 persen dari total suara.

Mengemukanya ide penyatuan ini diduga kuat berkaitan dengan dinamika yang tengah dialami oleh Surya Paloh dan Partai NasDem.

Pengaruh politik Surya Paloh dinilai mengalami penurunan signifikan semenjak NasDem tidak lagi berada di dalam lingkaran kekuasaan pemerintahan.

Tidak adanya akses terhadap kekuasaan tersebut dilaporkan turut berimbas pada menurunnya performa sejumlah sektor bisnis miliknya, termasuk di bidang media, pertambangan, dan katering.

Selain tantangan eksternal, Partai NasDem juga tengah dihadapkan pada persoalan internal yang serius, sejumlah kader kunci partai dikabarkan telah berpindah haluan ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Di saat yang bersamaan, muncul gejolak dari internal kader yang masih bertahan, yang mulai menyuarakan desakan untuk mengganti posisi Surya Paloh dari kursi kepemimpinan partai.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari petinggi kedua partai mengenai kelanjutan wacana penggabungan atau langkah politik strategis selanjutnya. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Darah Pendiri Kembali Memimpin, Cicit Mbah Hasyim Asy’ari Resmi Jadi Ketum PBNU
Pesan Menohok Jokowi Soal Kekuasaan: Kalau Sakti, Jangan Suka Menjatuhkan!
Lanjutkan Estafet Kepemimpinan, KH Miftachul Akhyar Resmi Ditetapkan sebagai Rais Aam PBNU 2026-2031
Cek Ombak Menuju 2029: Wacana Duet Gibran-KDM, Bayangi Prabowo?
Kericuhan dan ‘Adu Jotos’ Warnai Muktamar Ke-35 NU di Jombang, Massa Tolak Aturan ‘Iddah’
Budi Arie Minta Maaf Terkait Video Viral Bersama Jokowi, Tegaskan Isu Pergantian Kekuasaan Murni Analisis Pribadi
Dedi Mulyadi Disebut Pindah ke PSI, Gerindra Jabar Sebut Hanya Rumor
Viral Polling Kinerja Presiden di Threads, 85 Persen Netizen Beri Rapor Sangat Buruk!
Berita ini 97 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 03:26 WIB

Darah Pendiri Kembali Memimpin, Cicit Mbah Hasyim Asy’ari Resmi Jadi Ketum PBNU

Senin, 31 Agustus 2026 - 01:59 WIB

Pesan Menohok Jokowi Soal Kekuasaan: Kalau Sakti, Jangan Suka Menjatuhkan!

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:08 WIB

Lanjutkan Estafet Kepemimpinan, KH Miftachul Akhyar Resmi Ditetapkan sebagai Rais Aam PBNU 2026-2031

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:39 WIB

Cek Ombak Menuju 2029: Wacana Duet Gibran-KDM, Bayangi Prabowo?

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:03 WIB

Kericuhan dan ‘Adu Jotos’ Warnai Muktamar Ke-35 NU di Jombang, Massa Tolak Aturan ‘Iddah’

Berita Terbaru

Bandar Lampung

Geng Remaja Bermotor Blokade Underpass ZA Pagar Alam, Polisi Kemana?!

Senin, 31 Agu 2026 - 12:43 WIB