Bobol Atap Minimarket dan Pakai Mesin Las, Pembobol ATM di Pesawaran Gasak Rp 240 Juta!

- Editor

Sabtu, 17 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist

Hariannarasi.com, Pesawaran – Keamanan objek vital di wilayah hukum Polres Pesawaran kembali diuji. Sebuah komplotan pembobol mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) beraksi di sebuah gerai minimarket yang terletak di Dusun Sukamarga, Desa Gedong Tataan, Kecamatan Gedong Tataan, pada Kamis (15/1) dini hari. 

Aksi yang tergolong rapi ini diperkirakan berlangsung sekitar pukul 03.00 WIB. Pelaku yang diduga telah mempelajari situasi lapangan, berhasil menguras uang tunai senilai Rp 240 juta dari mesin ATM milik salah satu bank nasional tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres Pesawaran, AKBP Alvie Granito Pandhita, saat dikonfirmasi membenarkan terjadinya tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) tersebut.

Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), para pelaku menggunakan metode yang cukup teknis untuk melancarkan aksinya.

“Para pelaku masuk ke dalam toko dengan cara merusak atau membobol bagian atap minimarket. Setelah berhasil masuk, mereka menggunakan mesin las untuk membongkar paksa brankas ATM,” ujar AKBP Alvie, kemarin (17/1).

​Keberanian pelaku terlihat dari peralatan yang mereka gunakan. Alvie menambahkan, setelah berhasil menggasak uang ratusan juta rupiah, komplotan ini meninggalkan peralatan las begitu saja di lokasi kejadian sebelum melarikan diri.

​Pihak kepolisian kini tengah bergerak cepat untuk mengungkap identitas para pelaku. Tim identifikasi dari Polres Pesawaran telah melakukan penyisiran di lokasi untuk mencari bukti-bukti petunjuk, termasuk memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) baik di dalam gerai maupun di sekitar area toko.

​“Kasus ini sedang dalam proses penyelidikan intensif. Tim kami sudah mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi dan sedang mendalami rekaman CCTV sebagai petunjuk utama. Kami optimis kasus ini segera terungkap,” tegas Kapolres.

Hingga berita ini diturunkan, area sekitar minimarket masih dipasangi garis polisi guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para pelaku usaha di wilayah Pesawaran untuk meningkatkan sistem pengamanan, terutama pada jam-jam rawan di dini hari. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Biadab! Suami Diikat Bersimbah Darah, Istri Dirudapaksa Perampok di Depan Mata
Diduga Lakukan Penghinaan, Polda Metro Jaya Telaah Laporan PWI Terhadap Hotman Paris
Dinilai Rendahkan Profesi Jurnalis, PWI Pusat Resmi Laporkan Hotman: “Jaga Mulut, Kaya Orang Paling Hebat Saja!”
Sudah Dua Tahun! Misteri Pembunuhan Riyas Nuraini Tak Kunjung Terungkap
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Ditahan, Ini Kata Kejagung!
Korupsi Rekrutmen Honorer Kota Metro, Polda Lampung Periksa Sekda Lampteng Welly Adiwantra Sebagai Tersangka
Tersangka di Polri, Jadi Saksi di Kejagung! Status Hukum Eks Jampidsus Febrie Berubah
Promosi Jabatan, Deni Alfianto Jadi Kasi Barang Bukti Kejari Palu
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:28 WIB

Biadab! Suami Diikat Bersimbah Darah, Istri Dirudapaksa Perampok di Depan Mata

Selasa, 21 Juli 2026 - 00:26 WIB

Diduga Lakukan Penghinaan, Polda Metro Jaya Telaah Laporan PWI Terhadap Hotman Paris

Senin, 20 Juli 2026 - 19:08 WIB

Dinilai Rendahkan Profesi Jurnalis, PWI Pusat Resmi Laporkan Hotman: “Jaga Mulut, Kaya Orang Paling Hebat Saja!”

Sabtu, 18 Juli 2026 - 10:30 WIB

Sudah Dua Tahun! Misteri Pembunuhan Riyas Nuraini Tak Kunjung Terungkap

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:13 WIB

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Ditahan, Ini Kata Kejagung!

Berita Terbaru

Bandar Lampung

Buntut 21 Kasus Keracunan, Program MBG di Lampung Dievaluasi Total!

Selasa, 21 Jul 2026 - 07:34 WIB