Kejar Investasi dan Pariwisata, Gubernur Lampung Cek Kesiapan Bandara Internasional Radin Inten II

- Editor

Kamis, 8 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist

Hariannarasi.com, Lampung Selatan – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal turun langsung meninjau kesiapan Bandara Radin Inten II. Bukan sekadar kunjungan seremonial, kehadiran orang nomor satu di Lampung ini bertujuan memastikan seluruh instrumen layanan, mulai dari fasilitas fisik hingga koordinasi lintas sektoral yang siap menyambut kembalinya status bandara internasional yang sempat ditanggalkan. 

Langkah strategis ini menemukan titik pembuktiannya pada 2 Februari mendatang. Radin Inten II dijadwalkan melayani penerbangan internasional perdana dengan rute Lampung-Haikou-Jeddah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bekerja sama dengan Hainan Airlines, rute ini diprioritaskan untuk memfasilitasi jemaah umrah, sebuah ceruk pasar yang selama ini menjadi tulang punggung mobilitas warga Lampung ke luar negeri.

​Gubernur Mirza menyadari betul bahwa status “internasional” bukan sekadar prestise, melainkan kebutuhan mendesak untuk memacu pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, aksesibilitas adalah kunci.

“Kami mendukung penuh agar rute ini berkelanjutan. Ini adalah langkah strategis untuk mempermudah akses warga, terutama jemaah umrah dan haji yang jumlahnya sangat signifikan di Lampung,” tegas Mirza di sela-sela peninjauannya, kamis (8/1).

Data berbicara jelas mengenai potensi ini. Setiap tahun, Lampung memberangkatkan sekitar 23 ribu jemaah umrah dan lebih dari 7 ribu jemaah haji.

Angka ini belum termasuk mobilitas Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Lampung yang terus mengalir setiap tahunnya. Dengan adanya penerbangan langsung, efisiensi waktu dan biaya tentu menjadi keuntungan yang langsung dirasakan masyarakat.

Pariwisata dan Investasi: Menatap Poros Lampung-Tiongkok

​Ambisi Gubernur Mirza tidak berhenti pada urusan religi. Sektor pariwisata Lampung yang tengah naik daun menjadi pertimbangan utama. Sepanjang tahun 2025 saja, Lampung diproyeksikan telah menyedot perhatian hingga 23 juta wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

​Namun, yang paling menarik perhatian adalah visi diplomasi ekonomi yang diusung. Mirza mengungkapkan bahwa Lampung kini tengah merajut hubungan erat melalui kerja sama sister province dengan Provinsi Shandong, Tiongkok.

​“Kami melihat potensi investasi yang besar dari China akan masuk ke Lampung. Hubungan ekonomi ini memerlukan dukungan transportasi yang mumpuni. Peningkatan traffic udara internasional adalah fondasi agar investasi tersebut bisa mendarat dengan mulus,” jelasnya.

​Dalam tinjauan lapangan tersebut, fokus Gubernur tertuju pada kesiapan layanan Customs, Immigration, and Quarantine (CIQ). Sebagai gerbang masuk negara, aspek imigrasi, kepabeanan, dan karantina harus berjalan tanpa celah demi menjamin keamanan sekaligus kenyamanan penumpang.

Lampung ingin bergerak cepat. Dengan dibukanya keran penerbangan internasional ini, Radin Inten II diharapkan tidak lagi hanya menjadi bandara pengumpan (feeder), melainkan pemain utama dalam peta penerbangan di wilayah Sumatera bagian selatan. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Menhut Serahkan Izin, 961 Hektare Kawasan Hutan Bakal Disulap Jadi Pangkalan Batalyon Baru TNI
Kepala BGN Pecat 261 Pegawai Akibat Korupsi hingga Judi Online
Kepala BGN Tutup Permanen 833 Dapur MBG akibat Masalah Higienitas
Tolak Teks Resmi Demi Pidato Spontan, Gaya Komunikasi Prabowo di Harlah PKB Tuai Sorotan
Temui Zulhas, Bupati Saleh Dorong Dukungan Pusat untuk Swasembada Pangan di Tanggamus
Tak Lagi Jual Mentah, Ini Rencana Besar Gubernur Mirza untuk Petani Lampung
Jajaki Peluang Beasiswa dan Investasi, Bupati Tanggamus Temui Direktur YEE Turki
Masyarakat Masih Bingung Fungsi Koperasi Desa? Ini Jawaban Menohok Gubernur Lampung!
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:23 WIB

Menhut Serahkan Izin, 961 Hektare Kawasan Hutan Bakal Disulap Jadi Pangkalan Batalyon Baru TNI

Selasa, 28 Juli 2026 - 02:23 WIB

Kepala BGN Pecat 261 Pegawai Akibat Korupsi hingga Judi Online

Senin, 27 Juli 2026 - 12:11 WIB

Kepala BGN Tutup Permanen 833 Dapur MBG akibat Masalah Higienitas

Sabtu, 25 Juli 2026 - 07:39 WIB

Tolak Teks Resmi Demi Pidato Spontan, Gaya Komunikasi Prabowo di Harlah PKB Tuai Sorotan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 06:45 WIB

Temui Zulhas, Bupati Saleh Dorong Dukungan Pusat untuk Swasembada Pangan di Tanggamus

Berita Terbaru