Borok Proyek Sekolah di Disdik Tanggamus: Spesifikasi dan Volume Disunat, Negara Rugi Ratusan Juta!

- Editor

Rabu, 10 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist

Hariannarasi.com, Tanggamus – Aroma ketidakberesan kembali menyeruak dari proyek infrastruktur pendidikan di Kabupaten Tanggamus.

Temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Lampung baru-baru ini menyingkap tabir kelam pelaksanaan sembilan paket pekerjaan pembangunan dan rehabilitasi sekolah di bawah naungan Dinas Pendidikan setempat. 

Bukan sekadar kesalahan administrasi, audit BPK menemukan adanya praktik ‘sunat’ volume dan ketidaksesuaian spesifikasi yang berpotensi merugikan keuangan negara hingga Rp334.565.758,28.

Modus Operandi: Besi Satu Lapis

Dari dokumen Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) yang kami pelajari, modus pengurangan kualitas bangunan ini tergolong nekat. Salah satu temuan paling fatal terjadi pada item pembesian plat lantai di lima lokasi sekolah, yakni:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

1. Pembangunan RKB SDN 2 Tekad Persiapan 2 Lantai.

2. ​Rehabilitasi SDN 1 Teba Bunuk.

3. ​Rehabilitasi SDN 1 Gunung Terang.

4. ​Rehabilitasi SDN 1 Kedamaian.

5. ​Rehabilitasi SDN 3 Bandar Suka Bumi.

Berdasarkan keterangan konsultan perencana, pembesian plat lantai seharusnya dipasang dua lapis (double layer) demi kekuatan struktur.

Namun, fakta di lapangan berbicara lain. Kontraktor pelaksana diduga hanya memasang satu lapis besi.

Sebuah tindakan yang bukan hanya mencurangi anggaran, tetapi juga mempertaruhkan keselamatan siswa dan guru yang akan menggunakan gedung tersebut.

Rincian Kerugian Negara

Audit BPK merinci kerugian tersebut ke dalam dua kategori fatal:

1. ​Kekurangan Volume Pekerjaan: Senilai Rp246.649.378,36.

2. Ketidaksesuaian Spesifikasi: Senilai Rp87.916.379,92.

Total kelebihan bayar alias kerugian negara mencapai lebih dari Rp 334 juta. Beberapa kontraktor atau penyedia jasa yang menjadi sorotan dalam temuan ini antara lain CV NE, CV B, CV AKM, CV ZP, CV SLE, CV NK, CV PJ, dan CV KPG.

Temuan terbesar tercatat pada CV ZP (Pembangunan SDN 1 Kedamaian) dengan total kelebihan bayar mencapai Rp75.195.517,29, disusul oleh CV AKM (SDN 1 Gunung Terang) sebesar Rp68.792.985,16, dan CV B (SDN 2 Tekad Persiapan) sebesar Rp55.791.261,39.

Anggaran Sudah Cair 90 Persen

​Ironisnya, di tengah cacat mutu pekerjaan tersebut, keran anggaran dari kas daerah telah mengucur deras.

Data realisasi pembayaran per 31 Desember 2024 menunjukkan bahwa kesembilan paket pekerjaan tersebut telah dibayarkan hingga 90 persen.

Total uang negara yang sudah digelontorkan untuk proyek-proyek bermasalah ini mencapai Rp15.295.454.100,00. Publik tentu bertanya-tanya, bagaimana fungsi pengawasan Dinas Pendidikan dan konsultan pengawas di lapangan hingga penyimpangan kasat mata seperti pengurangan lapisan besi bisa lolos dari pantauan?

Sementara, saat mencoba mengkonfirmasi ke Kepala Dinas Pendidikan dan Sekretaris, tak ada tanggapan, bahkan terkesan mengabaikan temuan tersebut.

Temuan ini bukan sekadar angka di atas kertas, ini adalah cermin buram pengelolaan dana pendidikan di Tanggamus.

BPK telah merekomendasikan pengembalian kelebihan bayar tersebut. Namun, pertanyaannya kini bukan hanya soal uang kembali, melainkan soal integritas.

Masyarakat menanti langkah konkret aparat penegak hukum (APH) dan inspektorat untuk mengawal pengembalian uang rakyat ini hingga tuntas. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Soroti Nasib 20 Guru yang Dinonaktifkan, Pimpinan DPRD Metro Cecar Wali Kota di Rapat Paripurna
Gelapkan Uang Perusahaan Rp125 Juta demi Judi Online, Karyawan di Metro Ditangkap Polisi
Diduga Dua Oknum Anggota DPRD Bandar Lampung Digerebek di Hotel Radisson, BK Didesak Bertindak!
Kompak Curi Mesin Traktor Tetangga, Bapak dan Anak di Pesawaran Berakhir di Sel, 2 Lainnya Buron!
Sok Jago Todongkan Senpi Rakitan ke Pengendara Mobil, ‘Koboi’ Lampung Utara Berujung Ciut Serahkan Diri ke Polisi
Spesialis Curanmor di Lampung Timur Ditangkap, Pelaku Mengaku Telah Beraksi 9 Kali
Tanggamus Darurat Narkoba: Puluhan Bukti Kejahatan Berbahaya Dimusnahkan Kejari!
Polres Lamtim Ringkus Tiga Tersangka Curanmor, Bongkar Rantai Sindikat Penjualan Motor Curian
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:54 WIB

Soroti Nasib 20 Guru yang Dinonaktifkan, Pimpinan DPRD Metro Cecar Wali Kota di Rapat Paripurna

Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:48 WIB

Gelapkan Uang Perusahaan Rp125 Juta demi Judi Online, Karyawan di Metro Ditangkap Polisi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:44 WIB

Diduga Dua Oknum Anggota DPRD Bandar Lampung Digerebek di Hotel Radisson, BK Didesak Bertindak!

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:12 WIB

Kompak Curi Mesin Traktor Tetangga, Bapak dan Anak di Pesawaran Berakhir di Sel, 2 Lainnya Buron!

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:22 WIB

Sok Jago Todongkan Senpi Rakitan ke Pengendara Mobil, ‘Koboi’ Lampung Utara Berujung Ciut Serahkan Diri ke Polisi

Berita Terbaru