Dapur Fiktif di Program MBG? DPR Tuding Ada ‘Permainan’ Kuota di BGN

- Editor

Rabu, 12 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist

Hariannarasi.com, Jakarta – Pelaksanaan program ambisius Makan Bergizi Gratis (MBG) kini berada di bawah sorotan tajam. Indikasi adanya ‘permainan’ di balik layar dalam penentuan dapur pengelola mencuat setelah temuan mengejutkan diungkap oleh Parlemen. 

​Anggota Komisi IX DPR RI, Nurhadi, melontarkan kritik keras terhadap Badan Gizi Nasional (BGN) menyusul laporan adanya dapur fiktif yang terdaftar dalam sistem.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kejanggalan utama yang disoroti adalah ironi data di lapangan. Nurhadi mengungkap, sistem daring BGN menunjukkan kuota dapur MBG di sejumlah daerah telah penuh.

Namun, setelah diverifikasi secara fisik, di lokasi-lokasi tersebut sama sekali belum berdiri dapur yang beroperasi.

​”Kalau sistem bilang kuota penuh tapi di lapangan belum ada dapur, itu bukan salah teknis. Itu permainan,” ujar Nurhadi dengan tegas, seperti dikutip dari laman resmi dpr.go.id.

​Politisi ini menuding ada kesengajaan di balik fenomena ini, mengindikasikan adanya oknum yang sengaja mengunci kuota melalui entri data fiktif.

​Nurhadi memaparkan dampak dari dugaan praktik ini. Menurutnya, manipulasi kuota ini telah menyingkirkan calon-calon pengelola dapur yang potensial dan telah dinyatakan lolos survei.

​Ia mengungkap adanya laporan di mana calon yang seharusnya kompeten dan telah lolos verifikasi di akun BGN, terpaksa ditolak dengan alasan klasik: kuota daerah sudah penuh.

​“Ini jelas kuota penuh fiktif. Faktanya, tidak ada pembangunan. Kalau alasannya kuota penuh, berarti ada tangan-tangan yang sengaja mengunci titik dapur itu,” tambahnya, menggarisbawahi adanya dugaan intervensi tersembunyi.

Temuan ini dinilai mencederai prinsip transparansi dan profesionalisme yang seharusnya dijunjung BGN dalam program strategis ini.

Nurhadi khawatir, jika ‘permainan’ ini dibiarkan, program MBG akan diisi oleh pengelola dapur yang tidak berkompeten, yang pada akhirnya berdampak pada kualitas program.

​Menyikapi temuan serius ini, Nurhadi mendesak BGN untuk tidak tinggal diam. Ia menuntut BGN segera melakukan audit internal menyeluruh terhadap sistem dan data yang ada.

​Lebih lanjut, ia juga meminta BGN untuk membuka data secara transparan kepada publik serta segera menghapus mekanisme penguncian kuota yang terbukti rawan manipulasi dari situs resminya.

​Nurhadi menutup kritiknya dengan peringatan keras. Ia secara gamblang menyebut risiko jatuhnya citra program ini di mata publik jika BGN gagal berbenah.

“Kalau BGN tidak bersih-bersih, jangan salahkan publik kalau menilai MBG ini hanya proyek bagi-bagi jatah,” tandasnya. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pemkab Tanggamus Kembali Raih WTP dari BPK RI, Ini Kata Bupati Saleh!
Gubernur Lampung Instruksikan BPKAD, Siapkan Penyaluran Gaji Ke-13 ASN Mulai 2 Juni
Tekan Kebocoran PAD, Pemprov Lampung Kebut Perluasan Pembayaran Digital
Pemerintah Cairkan Gaji ke-13 ASN dan Pensiunan Mulai Minggu Depan
Pemprov Lampung Gelar Capacity Building, Tingkatkan Tata Kelola Pemerintahan Efektif dan Bersih
Hingga April 2026, Pendapatan Daerah di Lampung Tembus Hampir Rp1 Triliun!
Menkeu Purbaya Pangkas Anggaran MBG Rp67 Triliun di 2026!
Kejar ‘Zero Incident’ di Program MBG, BGN Ancam SPPG Pelanggar Standar Akan Dibekukan!
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:38 WIB

Pemkab Tanggamus Kembali Raih WTP dari BPK RI, Ini Kata Bupati Saleh!

Rabu, 27 Mei 2026 - 07:47 WIB

Gubernur Lampung Instruksikan BPKAD, Siapkan Penyaluran Gaji Ke-13 ASN Mulai 2 Juni

Senin, 25 Mei 2026 - 15:58 WIB

Tekan Kebocoran PAD, Pemprov Lampung Kebut Perluasan Pembayaran Digital

Senin, 25 Mei 2026 - 11:11 WIB

Pemerintah Cairkan Gaji ke-13 ASN dan Pensiunan Mulai Minggu Depan

Senin, 25 Mei 2026 - 05:34 WIB

Pemprov Lampung Gelar Capacity Building, Tingkatkan Tata Kelola Pemerintahan Efektif dan Bersih

Berita Terbaru