750 Triliun Ditarget Jadi Investasi di Danantara, Katanya Efesiensi?

- Editor

Selasa, 18 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Danantara Indonesia

Hariannarasi.com, Jakarta – Banyaknya program di era Presiden Prabowo Subianto rupanya membuat anggaran negara mengalami efesiensi besar-besaran, bahkan tak tanggung-tanggung, uang senilai Rp 75 triliun dijadikan sebagai program makan bergizi gratis (MBG). 

Tak cukup sampai disitu, ditargetkan uang senilai Rp 750 triliun digunakan untuk investasi negara di Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akibatnya, penerimaan negara berpotensi mengalami penurunan setelah sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) digabung ke dalam BPI Danantara.

Hal ini lantaran, dana atau keuntungan yang dikelola oleh BUMN akan masuk ke Danantara sebagai dana investasi dan tak masuk lagi sebagai pendapatan negara bukan pajak (PNBP).

Diketahui, setoran dividen sebanyak 65 BUMN ke negara yang ditarget sebesar Rp90 triliun pada 2025 dari sebelumnya Rp85,5 triliun pada 2024. Total aset BUMN senilai 10.402 triliun termasuk aset yang mereka kelola.

“Jumlah ini akan masuk ke kas BPI Danantara dan dikelola sebagai investasi. Dividen BUMN ini akan dikembangkan terus-menerus dan sebesar-besarnya,” jelas Ketua Komite IV DPD RI Ahmad Nawardi, Selasa (18/2).

Dalam Undang-Undang APBN 2025, belanja negara diperkirakan sebesar Rp3.621,3 triliun, naik Rp271 triliun atau 8,1 persen dari realisasi belanja 2024 yang mencapai Rp3.350,3 triliun.

Sementara itu, penerimaan negara dalam APBN 2025 direncanakan sebesar Rp3.005,1 triliun, terdiri dari penerimaan pajak sebesar Rp2.490,9 triliun dan PNBP sebesar Rp513,6 triliun.

Nawardi menambahkan, tidak ada lagi yang namanya pendapatan PNBP dari BUMN tersebut. Ini karena status Danantara yang membuat perusahaan BUMN yang dikelola Danantara bukan lagi kekayaan negara yang dipisahkan,” ungkapnya. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ganti Nahkoda, Kepala BGN Nanik S Deyang Fokus Efisiensi Ekstra Anggaran MBG Rp268 T!
Pemkab Tanggamus Kembali Raih WTP dari BPK RI, Ini Kata Bupati Saleh!
Gubernur Lampung Instruksikan BPKAD, Siapkan Penyaluran Gaji Ke-13 ASN Mulai 2 Juni
Tekan Kebocoran PAD, Pemprov Lampung Kebut Perluasan Pembayaran Digital
Pemerintah Cairkan Gaji ke-13 ASN dan Pensiunan Mulai Minggu Depan
Pemprov Lampung Gelar Capacity Building, Tingkatkan Tata Kelola Pemerintahan Efektif dan Bersih
Hingga April 2026, Pendapatan Daerah di Lampung Tembus Hampir Rp1 Triliun!
Menkeu Purbaya Pangkas Anggaran MBG Rp67 Triliun di 2026!
Berita ini 79 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 17:32 WIB

Ganti Nahkoda, Kepala BGN Nanik S Deyang Fokus Efisiensi Ekstra Anggaran MBG Rp268 T!

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:38 WIB

Pemkab Tanggamus Kembali Raih WTP dari BPK RI, Ini Kata Bupati Saleh!

Rabu, 27 Mei 2026 - 07:47 WIB

Gubernur Lampung Instruksikan BPKAD, Siapkan Penyaluran Gaji Ke-13 ASN Mulai 2 Juni

Senin, 25 Mei 2026 - 15:58 WIB

Tekan Kebocoran PAD, Pemprov Lampung Kebut Perluasan Pembayaran Digital

Senin, 25 Mei 2026 - 11:11 WIB

Pemerintah Cairkan Gaji ke-13 ASN dan Pensiunan Mulai Minggu Depan

Berita Terbaru