Masih Tahap Penyelidikan, Kasus Jatuhnya Dua Pekerja Dinas PU di Flyover Kalibalok

- Editor

Kamis, 8 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Kombes Pol. Umi Fadilah saat konpers pengungkapan narkoba di Aula Polda Lampung beberapa waktu lalu.

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Kasus jatuhnya pekerja Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pemkot Bandarlampung masih dalam tahap proses penyelidikan dan memeriksa keterangan saksi. 

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Umi Fadillah Astutik menjelaskan, kasus pekerja yang memperbaiki Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) di Fly Over Kalibalok masih terus berjalan. “Prosesnya masih mengali keterangan-keterangan saksi,” ungkapnya, Rabu (7/8).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kombes Umi juga membenarkan adanya orang dari Dinas PU yang dilakukan pemeriksaan. Tetapi ia belum tahu siapa saja yang telah dilakukan pemeriksaan.

“Ada orang dari Dinas PU yang diperiksa, diundang datang ke Polresta untuk dimintai keterangan terkait peristiwa itu, untuk nama-namanya saya juga belum mendapatkan datanya, tapi yang jelas itu dari Dinas PU,” kata dia.

Dirinya menambahkan, selain pihaknya juga memeriksa saksi lainnya yang tepat berada di lokasi kejadian. “Ada juga dari saksi lainnya,” ucapnya.

Sebelumnya, dua pekerja pengerjaan lampu jalan dari Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandar Lampung jatuh dari atas flyover. Satu diantaranya meninggal dunia.

Peristiwa ini terjadi pada Senin (29/7) pagi sekitar pukul 09.30 WIB. Dari video yang viral dibeberapa platform medsos, terlihat warga yang menolong para pekerja ke atas mobil pick up.

Kedua pekerja ini terjatuh dari mobil crane saat tengah memperbaiki lampu jalan di Flyover Kalibalok yang berada di Jalan Pangeran Antasari, Bandar Lampung.

Korban meninggal dunia yakni Dermawan Wibisono (54), sedangkan korban luka berat adalah siswa SMK yang mengikuti program PKL Boby Fatir F (18). (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Letjen Widi Diduga Terlibat Korupsi Rp21 Miliar, Uangnya Buat Eks Kowad Cantik dan Bangun Kosan?
Lingkaran Setan Bisnis Haram Rokok dan Cukai Ilegal, Diduga Libatkan Anggota DPR hingga Tokoh Daerah!
Dinilai Paling Tahu Soal Tambahan 20 Ribu Kuota Haji, Jokowi Didorong Bersaksi di Sidang
Kasus Korupsi Lahan Inhutani V di Lampung, Kejagung Sita Rp1 T!
Negara Rugi Rp268 Miliar, Eks Gubernur Lampung Didakwa Korupsi hingga Loloskan Adik Ipar di Proyek Migas
Bom Waktu Konflik Lahan di Lampung, Kapolda Sebut 13 Wilayah Rawan Tinggi, Ini Pemicunya!
Berkas Korupsi PT LEB Eks Gubernur Lampung Dilimpahkan ke Pengadilan, 25 Jaksa Disiapkan Kejari Bandar Lampung
Diduga Bantu Napi Narkoba Encek Pelesiran hingga Kabur, Tiga Pejabat Rutan Sukadana Dicopot
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 19:30 WIB

Letjen Widi Diduga Terlibat Korupsi Rp21 Miliar, Uangnya Buat Eks Kowad Cantik dan Bangun Kosan?

Sabtu, 12 September 2026 - 14:39 WIB

Lingkaran Setan Bisnis Haram Rokok dan Cukai Ilegal, Diduga Libatkan Anggota DPR hingga Tokoh Daerah!

Kamis, 10 September 2026 - 16:23 WIB

Dinilai Paling Tahu Soal Tambahan 20 Ribu Kuota Haji, Jokowi Didorong Bersaksi di Sidang

Kamis, 10 September 2026 - 11:27 WIB

Kasus Korupsi Lahan Inhutani V di Lampung, Kejagung Sita Rp1 T!

Rabu, 9 September 2026 - 12:24 WIB

Negara Rugi Rp268 Miliar, Eks Gubernur Lampung Didakwa Korupsi hingga Loloskan Adik Ipar di Proyek Migas

Berita Terbaru