Caption : 100 CEO Berkumpul di IKN Bersama Presiden Jokowi, Melihat Progres Pembangunan IKN.
Hariannarasi.com, Jakarta – Presiden Jokowi mengunjungi dan melihat progres pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur (Kaltim) dan mengumpulkan 100 CEO dalam kunjungannya tersebut.
Didepan para CEO itu, Jokowi meminta agar para CEO atau pengusaha tidak belajar menjadi politikus menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) mendatang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Enggak usah Bapak Ibu ikut-ikutan, inikan biasa di bisnis, enggak usah belajar jadi politisi dengan mengomentari, kadang-kadang bisa keliru, persaingan didalam pemilu itu anggap biasa-biasa saja,” jelas Jokowi didepan 100 CEO.
Ia melanjutkan, bahwa situasi menjelang pemilu memang selalu panas, namun jangan sampai situasi itu ditambahkan menjadi lebih panas dengan cara mengkompor-kompori situasi.
“Agak panas enggak apa-apa ya, jangan Bapak Ibu membeli kipas dengan mengipasi dan jangan beli kompor lalu mengkompor-kompori,” jelasnya.
Jokowi menambahkan, bahwa perbedaan pilihan dalam pemilu adalah hal biasa, saat ini masyarakat Indonesia sudah makin dewasa dalam berdemokrasi, karena sudah mengalami pemilu sebanyak 5 kali, yakni di tahun 2004, 2009, 2014 dan 2019.
“Udahlah kita ini saya lihat sudah semakin dewasa dalam berdemokrasi, perbedaan itu biasa, beda pilihan biasa gitu loh. Yang milih semuanya kan rakyat, kedaulatan itu ada di tangan rakyat. Bapak, seganteng apapun kalau rakyat nggak seneng gimana? Bapak seneng yang ndeso-ndeso kayak saya gini gimana? Pilihannya rakyat,” ungkapnya.
Ia berharap agar setelah pemilu selesai, para pihak atau peserta pemilu dapat kembali bersatu demi bangsa dan negara
“Yang paling penting kita berharap semua setelah bertanding setelah berkompetisi nanti kompak lagi dan bersatu lagi,” imbuh mantan Walikota Solo ini. (red)






