Nekat Jalan Kaki 5 Jam Kabur dari Ponpes, Alasan Tiga Santri Tanggamus Ini Bikin Geleng Kepala!

- Editor

Rabu, 3 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Istimewa

Hariannarasi.com, Tanggamus – Tim Patroli Perintis Presisi (TPP) Polres Tanggamus mengamankan tiga santri yang kedapatan kabur dari sebuah pondok pesantren di Kecamatan Sumberejo. 

Ketiga santri berinisial F, A, dan A tersebut ditemukan petugas saat sedang berjalan kaki di sekitar Masjid NU Gisting Permai, Kecamatan Gisting, pada Rabu (3/6/2026) sekitar pukul 00.30 WIB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasi Humas Polres Tanggamus, AKP Sofyansyah, menjelaskan bahwa penemuan bermula saat tim patroli yang dipimpin Ipda Ahmad Rais menaruh curiga terhadap gerak-gerik tiga remaja bersarung yang berjalan kaki pada larut malam.

Setelah dihentikan dan diperiksa, ketiganya mengaku sebagai santri yang meninggalkan pondok pesantren tanpa izin.

​”Mereka meninggalkan pesantren sejak Selasa (2/6/2026) sekitar pukul 19.00 WIB. Alasan ketiganya kabur adalah karena merasa bosan dan mengira sudah tidak ada lagi kegiatan di pesantren pada malam hari,” ujar AKP Sofyansyah mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko.

​Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, ketiga remaja yang dua di antaranya berasal dari Kecamatan Semaka dan satu dari Kota Agung Timur tersebut dipastikan dalam kondisi sehat, meskipun tampak kelelahan usai berjalan kaki selama hampir lima jam.

​Petugas kepolisian segera membawa para santri ke tempat aman untuk pendataan. Selanjutnya, TPP Polres Tanggamus langsung mengantarkan ketiganya ke kediaman salah satu orang tua santri di Kota Agung Timur dan berkoordinasi dengan pihak keluarga serta pengurus pesantren.

Kepolisian memastikan bahwa insiden ini murni kenakalan remaja dan tidak berkaitan dengan tindak pidana.

Polres Tanggamus turut mengimbau para orang tua dan pengurus pondok pesantren untuk terus memperkuat pengawasan dan menjalin komunikasi yang baik dengan para santri agar kejadian serupa tidak terulang kembali. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sok Jago Todongkan Senpi Rakitan ke Pengendara Mobil, ‘Koboi’ Lampung Utara Berujung Ciut Serahkan Diri ke Polisi
Spesialis Curanmor di Lampung Timur Ditangkap, Pelaku Mengaku Telah Beraksi 9 Kali
Tanggamus Darurat Narkoba: Puluhan Bukti Kejahatan Berbahaya Dimusnahkan Kejari!
Polres Lamtim Ringkus Tiga Tersangka Curanmor, Bongkar Rantai Sindikat Penjualan Motor Curian
Nenek Tersangka Curanmor di Jabung Meninggal Usai Penangkapan Sang Cucu, Polisi Berikan Klarifikasi
Bela Anak dan Istri yang Diduga Dianiaya, Ayah di Lamsel Justru Ditetapkan Tersangka dan Ditahan Polisi!
Pelajar SMA di Lampung Utara Kritis Ditembak Begal, Polisi Lakukan Penyelidikan
Tak Cuma Pamer Keseruan! Ini Pesan Penting Bupati Tanggamus di Karnaval Budaya HUT RI ke-81
Berita ini 220 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:22 WIB

Sok Jago Todongkan Senpi Rakitan ke Pengendara Mobil, ‘Koboi’ Lampung Utara Berujung Ciut Serahkan Diri ke Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:13 WIB

Spesialis Curanmor di Lampung Timur Ditangkap, Pelaku Mengaku Telah Beraksi 9 Kali

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:26 WIB

Tanggamus Darurat Narkoba: Puluhan Bukti Kejahatan Berbahaya Dimusnahkan Kejari!

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:12 WIB

Polres Lamtim Ringkus Tiga Tersangka Curanmor, Bongkar Rantai Sindikat Penjualan Motor Curian

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:08 WIB

Nenek Tersangka Curanmor di Jabung Meninggal Usai Penangkapan Sang Cucu, Polisi Berikan Klarifikasi

Berita Terbaru