Caption : Istimewa
Hariannarasi.com, Tanggamus – Tim Patroli Perintis Presisi (TPP) Polres Tanggamus mengamankan tiga santri yang kedapatan kabur dari sebuah pondok pesantren di Kecamatan Sumberejo.
Ketiga santri berinisial F, A, dan A tersebut ditemukan petugas saat sedang berjalan kaki di sekitar Masjid NU Gisting Permai, Kecamatan Gisting, pada Rabu (3/6/2026) sekitar pukul 00.30 WIB.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kasi Humas Polres Tanggamus, AKP Sofyansyah, menjelaskan bahwa penemuan bermula saat tim patroli yang dipimpin Ipda Ahmad Rais menaruh curiga terhadap gerak-gerik tiga remaja bersarung yang berjalan kaki pada larut malam.
Setelah dihentikan dan diperiksa, ketiganya mengaku sebagai santri yang meninggalkan pondok pesantren tanpa izin.
”Mereka meninggalkan pesantren sejak Selasa (2/6/2026) sekitar pukul 19.00 WIB. Alasan ketiganya kabur adalah karena merasa bosan dan mengira sudah tidak ada lagi kegiatan di pesantren pada malam hari,” ujar AKP Sofyansyah mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, ketiga remaja yang dua di antaranya berasal dari Kecamatan Semaka dan satu dari Kota Agung Timur tersebut dipastikan dalam kondisi sehat, meskipun tampak kelelahan usai berjalan kaki selama hampir lima jam.
Petugas kepolisian segera membawa para santri ke tempat aman untuk pendataan. Selanjutnya, TPP Polres Tanggamus langsung mengantarkan ketiganya ke kediaman salah satu orang tua santri di Kota Agung Timur dan berkoordinasi dengan pihak keluarga serta pengurus pesantren.
Kepolisian memastikan bahwa insiden ini murni kenakalan remaja dan tidak berkaitan dengan tindak pidana.
Polres Tanggamus turut mengimbau para orang tua dan pengurus pondok pesantren untuk terus memperkuat pengawasan dan menjalin komunikasi yang baik dengan para santri agar kejadian serupa tidak terulang kembali. (*)






