Bahayanya Atap Asbes Bagi Kesehatan dan Lingkungan 

- Editor

Senin, 18 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Disebagian Daerah di Indonesia, Atap Berbahan Serat Asbes Masih Sering Dijumpai Penggunaannya.

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Rumah merupakan tempat berteduh dan tinggal bagi keluarga, bahkan tak jarang di Indonesia rumah di renovasi sedemikian rupa dengan tujuan nyaman bagi para penghuninya.

Namun, saat renovasi haruslah mempersiapkan semua bahan material yang mumpuni dan ber-Standar Nasional Indonesia (SNI). Baik dari segi kualitas material maupun keamanannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seperti penggunaan atap rumah, hampir di masyarakat kelas menengah ke bawah menggunakan atap berbahan serat (asbes) dan baja ringan untuk penggunaan dapurnya. Penggunaan kedua bahan ini lantaran harga yang terjangkau, tahan terhadap cuaca, kekuatan yang cukup dan ketersediaan bahan yang banyak serta mudah didapatkan.

Tapi, kesemua keuntungan tersebut harus dibarengi dengan wawasan mengenai bahaya penggunaan atap khususkan berbahan asbes.

Bahan yang terkandung dalam serat asbes ini dianggap berbahaya karena terdapat zat kimia karsinogen yang dapat mengakibatkan kanker jika terhirup secara terus menerus.

Serta kecil yang terdapat pada asbes ini lama kelamaan akan mengalami kerusakan atau degradasi, dan partikel kecil pada serat ini akan terbang ke udara dan berbahaya jika terhirup oleh manusia. Beberapa negara telah melarang keras penggunaan serat asbes ini.

Selain berbahaya bagi manusia, ternyata serat asbes yang usang juga berbahaya bagi lingkungan, jika saja serat asbes ini dibiarkan terbengkalai maka partikel atom yang terdapat dalam serat asb dapat merusak lapisan tanah dan air. 

Apalagi jika diproduksi dalam skala besar, baik dari segi produksi dan pendistribusiannya berdampak besar bagi lingkungan alam sekitar. (red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

PWI Tegaskan Tetap Jadi Penyelenggara HPN 2027 di Lampung, Pastikan Lebih Inklusif
Bansos Tahap 3 Cair! Nama Anda Terdaftar? Cek Sekarang, Cuma Modal KTP dan HP
Ini Profil dan Rekam Jejak Supriyono alias ‘Mas Botok’, Aktivis Pati yang Viral
Kawal RUU Perampasan Aset, Aktivis AMPB Diterima Pimpinan DPR dan Naik ke Balkon Paripurna
Temui Massa Pati, Wakil Ketua DPR Don Dasco Janji Mundur Jika Pengesahan RUU Perampasan Aset Molor
Lampung Resmi Jadi ‘Rumah’ Kapal Induk Pertama Indonesia, Prabowo Dijadwalkan Pimpin Peresmian
Viral Polling Kinerja Presiden di Threads, 85 Persen Netizen Beri Rapor Sangat Buruk!
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin, Pesawat Berhenti Dekat Jalan Raya
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 13:28 WIB

PWI Tegaskan Tetap Jadi Penyelenggara HPN 2027 di Lampung, Pastikan Lebih Inklusif

Rabu, 2 September 2026 - 02:02 WIB

Bansos Tahap 3 Cair! Nama Anda Terdaftar? Cek Sekarang, Cuma Modal KTP dan HP

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:48 WIB

Ini Profil dan Rekam Jejak Supriyono alias ‘Mas Botok’, Aktivis Pati yang Viral

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:23 WIB

Kawal RUU Perampasan Aset, Aktivis AMPB Diterima Pimpinan DPR dan Naik ke Balkon Paripurna

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:49 WIB

Temui Massa Pati, Wakil Ketua DPR Don Dasco Janji Mundur Jika Pengesahan RUU Perampasan Aset Molor

Berita Terbaru

PENDIDIKAN

Bursa Rektor Unila Memanas, 6 Nama Ini Siap Bertarung!

Jumat, 4 Sep 2026 - 15:51 WIB