Bahlil dapat tugas khusus dari Jokowi, Lawan IMF dan Uni Eropa!

- Editor

Senin, 10 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Praktik pertambangan harus mengedepankan lingkungan, baiknya ada reklamasi dan rehabilitasi

Hariannarasi.com, Jakarta – International Monetary Found (IMF) dan Uni Eropa menentang keras kebijakan pemerintah Indonesia dalam penghentian ekspor biji nikel dan komoditas lainnya ke luar negeri.

IMF menyarankan pemerintah Indonesia agar mengkaji ulang larangan ekspor biji nikel dan komoditas lainnya. Permintaan ini tertuang dalam IMF Executive Board Concludes 2023 article IV Consultation with Indonesia beberapa waktu lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bahkan, Uni Eropa sudah melakukan tindakan nyata dengan melayangkan gugatan hukum larangan tersebut ke organisasi perdagangan dunia (WTO), dan memenangkan perkara tersebut. Namun pihak Indonesia tak tinggal diam, saat ini Indonesia tengah melakukan upaya banding atas putusan tersebut.

Menteri Investasi atau Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menjelaskan, bahwa dirinya ditunjuk Presiden Jokowi untuk menentang dan melawan IMF/ Uni Eropa atas kebijakan pelarangan ekspor biji nikel yang telah dijalankan sejak tahun 2020.

“IMF sudah ada rekomendasi ke kita agar tak ada pelarangan ekspor biji nikel dan komoditas lainnya, dan memperluas pembatasan bahan baku,” kata Bahlil seperti dilansir CNN Indonesia.

“Apa perintah Presiden Jokowi? Mas Bahlil, lawan! Kedaulatan kita tak boleh diganggu siapapun,” lanjutnya.

Ia menambahkan, sebenarnya kebijakan hilirisasi pada ekspor biji nikel ini untuk meningkatkan nilai dan pendapatan negara, buktinya, pada tahun 2017-2018 nilai ekspor biji nikel total USD$ 3,3 miliar. Saat ini tahun 2022 nilai ekspor mencapai total USD$ 30 miliar, naik 10 kali lipat.

“Saya harus menyetop semua aktivitas ekspor biji nikel dan komoditas lainnya, ini perintah Presiden Jokowi, saya harus lakukan,” jelasnya. (red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Vietnam Catat Ekspor Pangan US$70 Miliar di 2025, RI Bisa Apa?
Gila-gilaan! Freeport Panen 26 Ton Emas di 2026, Antam Langsung Borong Tanpa Sisa!
GAWAT! Kas Negara Kritis Sisa Rp120 T, APBN 2026 Langsung Jebol di Kuartal Pertama!
Harga BBM Negara Tetangga Capai Rp30 Ribu, DEN Minta Masyarakat Tenang!
Wow! Pensiunan Dapat Perlakuan Spesial dari BRI Bandar Lampung, Beri Pelayanan Ini…
Adu Utang Presiden RI dari Soekarno sampai Prabowo, Sosok Ini Ternyata Bikin Negara Paling Boncos!
Jangan Sampai Nggak Tahu, Ini Bocoran Resmi Tarif Listrik PLN Per 1 April 2026!
BlackRock Bilang Resesi Global! Jika Harga Minyak Tembus USD 150 per Barel
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 18:13 WIB

Vietnam Catat Ekspor Pangan US$70 Miliar di 2025, RI Bisa Apa?

Selasa, 14 April 2026 - 18:04 WIB

Gila-gilaan! Freeport Panen 26 Ton Emas di 2026, Antam Langsung Borong Tanpa Sisa!

Sabtu, 11 April 2026 - 16:31 WIB

GAWAT! Kas Negara Kritis Sisa Rp120 T, APBN 2026 Langsung Jebol di Kuartal Pertama!

Jumat, 3 April 2026 - 05:56 WIB

Harga BBM Negara Tetangga Capai Rp30 Ribu, DEN Minta Masyarakat Tenang!

Kamis, 2 April 2026 - 03:56 WIB

Wow! Pensiunan Dapat Perlakuan Spesial dari BRI Bandar Lampung, Beri Pelayanan Ini…

Berita Terbaru

HUKUM

Kejagung Tangkap Ketua Ombudsman RI Hery Susanto

Kamis, 16 Apr 2026 - 12:16 WIB