BlackRock Bilang Resesi Global! Jika Harga Minyak Tembus USD 150 per Barel

- Editor

Kamis, 26 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Ist

Hariannarasi.com, Jakarta – Perusahaan manajemen investasi terbesar di dunia, BlackRock, memperingatkan bahwa lonjakan harga minyak dunia hingga mencapai level USD150 per barel berpotensi besar memicu terjadinya resesi global. 

Kekhawatiran tersebut muncul seiring dengan terus memanasnya eskalasi konflik di Timur Tengah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketegangan geopolitik ini telah memicu pergerakan liar dan ketidakpastian di pasar keuangan, di mana para investor mulai mencoba menakar dampak rentetannya terhadap lonjakan biaya energi.

Sebagai pengelola investasi yang saat ini mengendalikan aset bernilai fantastis mencapai USD14 triliun, penilaian BlackRock kerap menjadi indikator penting bagi laju ekonomi dunia.

Mereka menyoroti bahwa apabila ketegangan tidak segera mereda, harga minyak akan berisiko tertahan di level yang sangat tinggi dalam waktu yang lama.

​Tingginya harga energi tersebut pada akhirnya akan memberikan tekanan berat pada biaya produksi dan inflasi di berbagai negara.

​”Hasil akhirnya akan berupa resesi yang mungkin sangat tajam dan parah,” ungkap pihak BlackRock menanggapi ancaman krisis energi tersebut.

​Hingga saat ini, pasar dunia masih terus memantau setiap perkembangan terbaru dari Timur Tengah serta dinamika suplai energi global guna mengantisipasi skenario terburuk bagi perekonomian.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tembus 828 Ribu Investor, Milenial dan Gen Z Dominasi Pasar Modal Lampung
Mendunia! Sistem QRIS Indonesia Raih Penghargaan ’50-in-5 Awards’ dari New York
Pengguna QRIS di Lampung Tembus 1,6 Juta, Total Transaksi Capai Rp2,3 Triliun
Ini Daftar Negara Pemberi Utang Luar Negeri Indonesia, Siapa Jadi Kreditur Terbesar? 
Jauh dari Kota, Ibu di Lampung Barat Ini Sukses Buka BRILink Sendiri di Pasar Srengit
Karang Taruna Lampung dan OJK Luncurkan ‘Siger Taruna Preneur’, Targetkan Pembiayaan UMKM Rp30 Miliar
Bank Dunia Sebut Mayoritas Penduduk RI Miskin, Tembus 64,2 Persen, Kok Bisa Berbeda dengan Data BPS?
Dugaan Kredit Bermasalah Rp17,4 Triliun, Kejagung Didesak Periksa Dirut BRI
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 14:50 WIB

Tembus 828 Ribu Investor, Milenial dan Gen Z Dominasi Pasar Modal Lampung

Rabu, 23 September 2026 - 11:23 WIB

Mendunia! Sistem QRIS Indonesia Raih Penghargaan ’50-in-5 Awards’ dari New York

Sabtu, 19 September 2026 - 17:06 WIB

Pengguna QRIS di Lampung Tembus 1,6 Juta, Total Transaksi Capai Rp2,3 Triliun

Rabu, 16 September 2026 - 09:55 WIB

Ini Daftar Negara Pemberi Utang Luar Negeri Indonesia, Siapa Jadi Kreditur Terbesar? 

Jumat, 11 September 2026 - 01:39 WIB

Jauh dari Kota, Ibu di Lampung Barat Ini Sukses Buka BRILink Sendiri di Pasar Srengit

Berita Terbaru