Ketua Bappilu Partai Demokrat Asal Lampung di Panggil KPK!

- Editor

Rabu, 21 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kader Partai Demokrat Andi Arief, menjalani pemeriksaan KPK sebagai saksi kasus Bupati PPU Abdul Gafur Mas’ud

Hariannarasi.com, Jakarta – Ketua Badan Pemenangan Pemilihan Umum (Bappilu) Partai Demokrat Andi Arief menjalani pemanggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung Dwi Warna KPK Jakarta, Selasa (20/6).

Politikus asal Lampung ini datang ke lembaga anti rasuah pada pukul 09.29 wib, ia mengaku tak tahu menahu perihal kasus yang menjerat kader Partai Demokrat yang juga sebagai Bupati Paser Penajam Utara (PPU) Abdul Gafur Mas’ud.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diketahui, Andi Arief diperiksa dalam rangka pendalaman terhadap kasus yang menimpa Bupati PPU yakni kasus dugaan korupsi penyertaan modal perumda Benuo Taka tahun 2019 – 2021 yang turut serta melibatkan Abdul Gafur.

Andi menjelaskan, bahwa dirinya tak tahu menahu perihal kasus tersebut, bahkan ia menepis dengan tegas jika ada aliran dana yang masuk ke Partai Demokrat yang diisukan untuk penyelenggaraan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Demokrat di Kalimantan Timur.

“Saya tak tahu menahu, enggak, kalau yang saya lihat ngalirnya ke kepentingan dia saja,” jelasnya ke awak media.

Sementara, Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri menjelaskan, bahwa Andi dipanggil sebagai saksi atas kasus Bupati PPU, namun dirinya enggan membeberkan isi dan hasil dari pemeriksaan.

“Masih proses, kita panggil pihak swasta juga, yakni Ariyanto dkk,” ujarnya. 

Diketahui, Abdul Gafur merupakan Ketua DPC Partai Demokrat PPU dan hendak mencalonkan diri menjadi Ketua DPD Partai Demokrat Kalimantan Timur pada Musda tahun lalu. Namun niatnya urung setelah dirinya di tangkap oleh KPK atas kasus pengadaan barang, jasa dan perizinan. (red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tersangka di Polri, Jadi Saksi di Kejagung! Status Hukum Eks Jampidsus Febrie Berubah
Promosi Jabatan, Deni Alfianto Jadi Kasi Barang Bukti Kejari Palu
Korupsi SPPT PBB Rp1,1 Miliar, Eks Kabid Bapenda Pringsewu Resmi Ditahan di Rutan Kotaagung
Undang Akademisi, Habiburokhman Tegaskan Pembahasan RUU Perampasan Aset Harus Terbuka!
KPK Bidik Gus Miftah! Terungkap Aliran Dana Gratifikasi Rp100 Juta dari Proyek Kereta Solo-Semarang
Uji Keaslian Bukti Uang Dolar di Kasus Eks Jampidsus, Polri Gandeng FBI dan Bank Indonesia
Korupsi Proyek SPAM, Eks Bupati Pesawaran Dendi Romadhona Dituntut 11 Tahun Penjara
Kabur Sejak 2023, Buron Polda Lampung Asnawi Tertangkap Bawa 1 Kg Sabu hingga Selundupkan Senpi di Aceh!
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 02:44 WIB

Tersangka di Polri, Jadi Saksi di Kejagung! Status Hukum Eks Jampidsus Febrie Berubah

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:15 WIB

Promosi Jabatan, Deni Alfianto Jadi Kasi Barang Bukti Kejari Palu

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:16 WIB

Undang Akademisi, Habiburokhman Tegaskan Pembahasan RUU Perampasan Aset Harus Terbuka!

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:26 WIB

KPK Bidik Gus Miftah! Terungkap Aliran Dana Gratifikasi Rp100 Juta dari Proyek Kereta Solo-Semarang

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:01 WIB

Uji Keaslian Bukti Uang Dolar di Kasus Eks Jampidsus, Polri Gandeng FBI dan Bank Indonesia

Berita Terbaru