Yudha Alhadjid Tekankan Pentingnya Rembuk Desa Jadi Budaya di Pesawaran

- Editor

Minggu, 25 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist

Hariannarasi.com, Pesawaran – Anggota Fraksi NasDem DPRD Provinsi Lampung, Yudha Alhadjid, menegaskan bahwa tradisi musyawarah atau Rembug Desa harus menjadi budaya yang melekat di masyarakat. Hal ini dinilai krusial untuk mencegah terjadinya gesekan dan konflik sosial di tingkat desa.

Pernyataan tersebut disampaikan Yudha saat membuka kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosperda) Provinsi Lampung Nomor 1 Tahun 2016 tentang Pedoman Rembug Desa dan Kelurahan dalam Pencegahan Konflik di Desa Kota Jawa, Kecamatan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran, Minggu (25/1).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​“Rembug Desa harus jadi budaya kita. Melalui sosialisasi Perda ini, kita bersama-sama belajar dan mengimplementasikan tata cara musyawarah yang sudah diatur sebagai langkah preventif mencegah konflik,” ujar Yudha di hadapan warga.

​Anggota Komisi III DPRD Lampung ini menyoroti masih adanya kesalahpahaman antarwarga yang sering kali langsung dibawa ke ranah hukum. Ia berharap masyarakat ke depan lebih mengedepankan jalur musyawarah untuk mencari solusi bersama.

​“Saya berharap mulai hari ini, hindari penyelesaian masalah langsung ke ranah hukum. Utamakan Rembug Desa sebagai solusi utama,” tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut, Yudha menghadirkan dua narasumber, yakni Agus Purnomo dan Aan Setiawan, M.Pd, untuk memaparkan rincian pasal-pasal dalam Perda Rembug Desa kepada peserta.

Warga yang hadir diminta untuk menyebarluaskan ilmu yang didapat kepada keluarga dan lingkungan sekitar agar dapat diterapkan secara langsung dalam kehidupan bermasyarakat.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Godok 28 Peraturan Daerah untuk 2027, Mengapa DPRD Lampung Harus ‘Berguru’ ke Jogja?
Hartanya Tembus Rp1,72 T! Mengupas Lonjakan Kekayaan Mentan Amran di Tengah Kemelut Beras Premium
Prabowo Sebut Pakar ‘Goblok’, Anies Baswedan Justru Bongkar Bahaya ‘Matinya Kepakaran’
Threshold 20 Persen Dihapus MK, Muncul Syarat Baru Pencapresan, Surya Paloh: Sama Saja!
Prabowo Diisukan Tak Lagi Gandeng Gibran di 2029, Kubu Jokowi Siapkan Skenario Alternatif
Putra Purbaya Buka Suara Usai Sang Ayah Dicopot: Kerja Nonstop, Ngurusin Bawahan Korup!
AHY Sentil Perebutan Kekuasaan: Boleh Bersaing Sengit, Tapi Keutuhan di Atas Segalanya!
Hasyim Sebut Prabowo Tak Bisa Dikalahkan, Cuma Partai dan Tokoh Ini yang Bisa Mengimbangi!
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 09:48 WIB

Godok 28 Peraturan Daerah untuk 2027, Mengapa DPRD Lampung Harus ‘Berguru’ ke Jogja?

Kamis, 24 September 2026 - 18:34 WIB

Hartanya Tembus Rp1,72 T! Mengupas Lonjakan Kekayaan Mentan Amran di Tengah Kemelut Beras Premium

Senin, 21 September 2026 - 07:48 WIB

Prabowo Sebut Pakar ‘Goblok’, Anies Baswedan Justru Bongkar Bahaya ‘Matinya Kepakaran’

Minggu, 20 September 2026 - 08:05 WIB

Threshold 20 Persen Dihapus MK, Muncul Syarat Baru Pencapresan, Surya Paloh: Sama Saja!

Sabtu, 19 September 2026 - 20:34 WIB

Prabowo Diisukan Tak Lagi Gandeng Gibran di 2029, Kubu Jokowi Siapkan Skenario Alternatif

Berita Terbaru