Pariwisata Lampung Jadi “Urat Nadi” Ekonomi, Masuk 10 Besar Destinasi Versi Kemenpar

- Editor

Sabtu, 10 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : istimewa (Dok. IG @kyokko.beach)

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Ditengah dinamika ekonomi global yang penuh ketidakpastian, Provinsi Lampung berhasil membuktikan bahwa sektor pariwisata dan ekonomi kreatif bukan sekadar pemanis wajah daerah. 

Sektor ini telah menjelma menjadi jangkar stabilitas ekonomi yang nyata. Sepanjang tahun 2025, geliat industri ini tercatat mampu menyerap lebih dari 254 ribu tenaga kerja, sebuah angka signifikan yang menjadi benteng pertahanan dalam menjaga tingkat pengangguran tetap terkendali.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kesehatan ekonomi suatu daerah seringkali terbaca dari lampu-lampu kamar hotel yang menyala. Data berbicara, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Lampung menunjukkan tren positif.

Jika pada 2024 rata-rata okupansi berada di angka 47,11 persen, memasuki November 2025, angka tersebut merangkak naik ke 48,93 persen. Sementara itu, sektor hotel non-bintang pun tetap menunjukkan daya lenting dengan TPK di angka 25,60 persen.

Angka-angka ini bukan sekadar statistik di atas kertas, capaian tersebut berbanding lurus dengan pengakuan pusat. Kementerian Pariwisata RI kini menempatkan Lampung dalam jajaran 10 besar destinasi favorit wisatawan nusantara.

Sebuah pencapaian luar biasa bahwa “Sang Bumi Ruwa Jurai” telah naik kelas menjadi magnet utama pelancong domestik.

Episentrum Pertumbuhan: Dari Pesisir hingga Taman Nasional

Meski pergerakan wisatawan masih terkonsentrasi di poros utama seperti Bandar Lampung, Lampung Selatan, Lampung Tengah, dan Pesawaran, dampaknya terasa hingga ke sektor akar rumput. Kawasan-kawasan ini menjadi episentrum perputaran uang yang masif.

Nama-nama besar seperti Pulau Pahawang, Taman Nasional Way Kambas, hingga ombak kelas dunia di Pantai Tanjung Setia, tetap menjadi primadona. Namun, yang membedakan tahun ini adalah strategi pengemasannya.

Pemerintah daerah tidak lagi hanya menjual keindahan alam, tetapi juga menjual pengalaman melalui sport tourism seperti Krakatau Run serta kemegahan Krakatau Festival dan Lampung Festival.

Satu hal yang patut digarisbawahi dari kinerja makro pariwisata Lampung tahun 2025 adalah sifatnya yang inklusif. Pariwisata tidak tumbuh sendirian di menara gading, ia menyeret serta UMKM lokal ke dalam rantai pasoknya.

Kolaborasi apik antara birokrasi, pelaku usaha, dan kesadaran kolektif masyarakat lokal menjadi kunci. Kini, pariwisata Lampung bukan lagi sekadar kunjungan sesaat, melainkan sebuah mesin pertumbuhan yang memperluas lapangan kerja dan memperkuat struktur ekonomi daerah demi kesejahteraan jangka panjang masyarakatnya. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Luar Biasa! Defisit APBN Juni 2026 Capai Rp196,5 Triliun
Perkuat Ekosistem Ekonomi Syariah, Pemprov Lampung Susun Rencana Aksi 2027
Kawal Sensus Ekonomi 2026, Wagub Lampung Minta Pelaku Usaha Tak Asal Beri Data
Fantastis! Kredit Bank di Lampung Tembus Rp114,57 Triliun, Sektor Ini Jadi Juaranya!
Pos Indonesia Rugi Rp37,72 Miliar Imbas Kecurangan Pegawai, Danantara Turun Tangan Lakukan Audit!
Bantah Patriot Bond Jadi Wadah Cuci Uang, Menkeu Purbaya Sentil Peran Singapura di FATF
BPR Bermodal di Bawah Rp6 Miliar Terancam Sanksi, OJK Perketat Aturan!
Dampak Raksasa Industri Ojol, Hasilkan PDB Rp565 Triliun!
Berita ini 88 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:31 WIB

Luar Biasa! Defisit APBN Juni 2026 Capai Rp196,5 Triliun

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:15 WIB

Perkuat Ekosistem Ekonomi Syariah, Pemprov Lampung Susun Rencana Aksi 2027

Minggu, 12 Juli 2026 - 06:23 WIB

Kawal Sensus Ekonomi 2026, Wagub Lampung Minta Pelaku Usaha Tak Asal Beri Data

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:09 WIB

Fantastis! Kredit Bank di Lampung Tembus Rp114,57 Triliun, Sektor Ini Jadi Juaranya!

Senin, 6 Juli 2026 - 08:05 WIB

Pos Indonesia Rugi Rp37,72 Miliar Imbas Kecurangan Pegawai, Danantara Turun Tangan Lakukan Audit!

Berita Terbaru