Provinsi Lampung Masuk 4 Besar Daerah dengan Stunting Terendah

- Editor

Rabu, 20 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Penjabat (Pj) Gubernur Lampung, Samsudin, menerima audiensi Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Lampung, di Ruang Kerja Gubernur, Rabu (20/11).

Dalam kesempatan tersebut Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung Nurizky Permanajati, menyampaikan bahwa saat ini BKKBN bertransformasi menjadi Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga.

Kepala BKKBN Provinsi Lampung melaporkan perkembangan penilaian angka Stunting di Provinsi Lampung berdasarkan hasil Survey Status Gizi Indoensia (SSGI), persentase Stunting di Provinsi Lampung menurun dari 15,2% pada tahun 2022 menjadi 14,9% di tahun 2023. Capaian ini menjadikan Provinsi Lampung berada di 4 besar Provinsi dengan angka stunting terendah dibawah Provinsi Bali, Jambi dan Riau.

Kepala BKKBN Provinsi Lampung juga mengatakan, mendukung penguatan koordinasi program, telah dibentuk Tim Percepatan Stunting, Satuan Tugas Stunting dan Tim Pendamping Keluarga.

Di tahun 2025 mendatang, BKKBN Provinsi Lampung akan melakukan fokus program-program Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga diantaranya yakni Taman Asuh Anak dan Gerakan Ayah Siaga.

Pj. Gubernur Lampung menyampaikan ucapan terimakasih kepada BKKBN Provinsi Lampung atas capaian yang diraih dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat yang ada di Provinsi Lampung.

“Saya mengucapkan terimakasih atas kehadiran nya dan telah menyampaikan beberapa urgensi yang ada di Provinsi Lampung berupa progres, kegiatan dan evaluasi yang akan dilakukan kedepannya,” ujar Pj. Gubernur.

Pj. Gubernur juga menyampaikan harapannya agar di bulan November 2024 Provinsi Lampung mendapat penilaian penurunan angka stunting yang lebih baik lagi, dan segera mengimplementasikan kegiatan guna penurunan angka stunting di Provinsi Lampung.

“Semoga di November ini penilaian stunting bisa lebih baik lagi ya, segera dilakukan program-program untuk membantu penurunan angka stunting di Provinsi Lampung.” pungkasnya. (*)

Facebook Comments Box

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait

Polsek Sukarame Ringkus Pelaku Penipuan Modus Dana Bantuan Dubai, Korban Rugi Rp60 Juta
Gerebek Pabrik Senpi Rakitan di Way Kanan, Polisi Temukan Sabu dan Ekstasi
Relokasi Pasar Jalan Terus! Bupati Tanggamus Beri Sewa Gratis 12 Bulan dan Pasang Deadline hingga 8 Agustus!
Duduk di Tengah Rel, Pria 49 Tahun Tewas Tertabrak Kereta Api di Bandar Lampung
BKHIT Lampung Gagalkan Peredaran 75 Ribu Benih Sawit Palsu, Cegah Potensi Kerugian Rp42 Miliar
Kasus Pemerasan Pengecer BBM Jadi Sorotan, Kapolri Mutasi Kapolres Way Kanan AKBP Didik Kurnianto Jadi Pamen Yanma Polri
Terekam CCTV, Pria Asal Bandar Lampung Lompat dari KMP Kirana Tujuan Bakauheni
Bobol Rumah Paman dan Curi Rp 75 Juta untuk Judol, Pemuda Asal Lampung Utara Diringkus di Jambi
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 07:42 WIB

Polsek Sukarame Ringkus Pelaku Penipuan Modus Dana Bantuan Dubai, Korban Rugi Rp60 Juta

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:33 WIB

Gerebek Pabrik Senpi Rakitan di Way Kanan, Polisi Temukan Sabu dan Ekstasi

Jumat, 31 Juli 2026 - 14:16 WIB

Relokasi Pasar Jalan Terus! Bupati Tanggamus Beri Sewa Gratis 12 Bulan dan Pasang Deadline hingga 8 Agustus!

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:51 WIB

Duduk di Tengah Rel, Pria 49 Tahun Tewas Tertabrak Kereta Api di Bandar Lampung

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:11 WIB

BKHIT Lampung Gagalkan Peredaran 75 Ribu Benih Sawit Palsu, Cegah Potensi Kerugian Rp42 Miliar

Berita Terbaru