Hariannarasi.com, Jakarta – Ketua Wagner Group Yevgeni Prighozhin meminta pasukan yang dipimpin Ramzan Kaditov menggantikan posisinya di perang perebutan Kota Bakhmut.
Pasalnya, Ketua Wagner ini mengeluhkan pasokan senjata yang berasal dari militer Russia, pasokan persenjataan yang ada saat ini hanya cukup untuk mengcover peperangan selama hitungan Minggu, tidak dalam hitungan bulan.
Sementara, pihak militer Russia melalui Menteri Pertahanan Sergey Shoigu memutuskan untuk mengeluarkan perintah yang relevan atas kondisi tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Prighozhin dalam keterangan persnya menjelaskan, pihaknya berterimakasih atas persetujuan pihak pasukan Kadirov yang menggantikan posisinya di Bakhmut.
“Kami berterimakasih kepada pasukan Akhmad yang dipimpin oleh Kadirov, masih ada sekitar 2 kilometer persegi wilayah Kota Bakhmut yang dikuasai oleh pasukan Ukraina,” kata dia seperti dilansir media Antara.
Terpisah, Ramzan Kadirov menjelaskan melalui saluran Telegram bahwa sudah ada beberapa unit pasukan khususnya yang menuju kesana.
Diketahui, Pasukan Russia telah lama mengincar wilayah industri Donbass yang sebagian besar warganya berbahasa Russia. Namun, hingga kini masih belum dapat menguasai wilayah Donetsk sebagai pusatnya transportasi dan logistik di wilayah tersebut. (red)






