Impor Distop, Mentan Amran Klaim Harga Singkong Melejit Rp3 Ribu, Petani Pringsewu Panen Cuan?

- Editor

Minggu, 25 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Istimewa

Hariannarasi.com, Pringsewu – Sektor pertanian berhasil mendorong pertumbuhan makroekonomi Provinsi Lampung hingga menempati peringkat kedua tertinggi di Pulau Sumatera.

Lonjakan ini dipicu oleh peningkatan drastis pendapatan petani akibat stabilnya harga komoditas utama dan ketersediaan pupuk murah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyatakan, hampir 60 persen masyarakat Lampung menggantungkan hidup pada tiga komoditas pokok, yakni padi, jagung, dan singkong.

Ia menyebut, kebijakan harga komoditas yang menguntungkan berdampak langsung pada meroketnya daya beli masyarakat di kawasan perdesaan.

​”Imbasnya terlihat pada indikator konsumsi. Pembelian kendaraan niaga seperti light truck dan van di kabupaten-kabupaten pertanian meningkat lebih dari 40 persen. Selain itu, penjualan semen ritel juga dilaporkan naik hampir 20 persen pada tahun ini,” ujar Mirza usai menghadiri Pesta Rakyat Petani dalam rangka Hari Tani Nasional 2026 di Kawasan Gruput Pringsewu, Kecamatan Gading Rejo, Minggu (25/10/2026).

​Selain mengandalkan hasil panen mentah, Pemerintah Provinsi Lampung kini berfokus pada program hilirisasi di tingkat desa untuk menembus pasar global.

Sebagai langkah konkret, Kabupaten Pringsewu dijadwalkan akan melakukan ekspor perdana tepung mocaf, produk turunan singkong olahan petani lokal, ke pasar Amerika Serikat pada bulan depan.

​Menteri Pertanian Amran Sulaiman yang turut hadir dalam acara tersebut menegaskan, tren positif ini merupakan buah dari sinergi kebijakan antara pusat dan daerah.

Salah satu langkah paling berdampak adalah instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk menyetop total impor singkong dan etanol, yang sukses mengerek harga singkong di tingkat petani hingga menembus Rp3.000 per kilogram.

​”Belum ada SK atau Perpres, kami langsung minta stop impor dari negara lain. Begitu cintanya Presiden kita pada petani Indonesia,” tegas Amran.

​Mentan juga memberikan apresiasi khusus kepada Gubernur Mirza yang dinilai gigih memperjuangkan stabilitas harga dan kebutuhan sarana produksi (saprodi) bagi petani Lampung.

​Sebagai bentuk dukungan tambahan, Kementerian Pertanian mengeluarkan terobosan regulasi yang memberikan hak kepada buruh tani (buruh tandur) untuk menerima bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan).

Kebijakan ini langsung direalisasikan dengan penyerahan bantuan traktor tangan kepada kelompok buruh tandur perempuan di Pringsewu.

​Pemerintah juga memastikan pasokan pupuk bersubsidi di daerah diawasi secara ketat. Harga pupuk subsidi saat ini telah diturunkan hingga 20 persen tanpa membebani APBN, diiringi ancaman tindakan tegas bagi oknum yang menyelewengkan hak petani. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kemenag Gagas Gerakan ASN Bersarung dan Berpeci Sepekan Sekali
Diguyur Rp600 Miliar, Ini 19 Ruas Jalan di Provinsi Lampung yang Bakal Disulap Mulus!
APBD Lampung 2027 Tembus Rp7,2 Triliunan, DPRD Tuntut Perbaikan Jalan hingga Lunasi Utang!
Dua Lokasi di Lampung Membara Bersamaan, Way Kambas dan TPA Bandar Jaya, Pemprov Kerahkan 350 Personel!
Pemprov Lampung Buka Lowongan Anggota KI Periode 2027-2031, Ini Syarat Lengkapnya!
Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen Kristomei Sianturi Resmi Dilantik Jadi Kepala BNPB
Perketat Pengawasan Solar Subsidi untuk Roda Enam Keatas, Gubernur Lampung Terbitkan Ingub!
Awasi Distribusi BBM Bersubsidi di 37 SPBU di Bandar Lampung, Kasatpol PP Siapkan 798 Personel!
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:47 WIB

Impor Distop, Mentan Amran Klaim Harga Singkong Melejit Rp3 Ribu, Petani Pringsewu Panen Cuan?

Minggu, 25 Oktober 2026 - 04:51 WIB

Kemenag Gagas Gerakan ASN Bersarung dan Berpeci Sepekan Sekali

Minggu, 25 Oktober 2026 - 03:26 WIB

Diguyur Rp600 Miliar, Ini 19 Ruas Jalan di Provinsi Lampung yang Bakal Disulap Mulus!

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:05 WIB

APBD Lampung 2027 Tembus Rp7,2 Triliunan, DPRD Tuntut Perbaikan Jalan hingga Lunasi Utang!

Senin, 19 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Dua Lokasi di Lampung Membara Bersamaan, Way Kambas dan TPA Bandar Jaya, Pemprov Kerahkan 350 Personel!

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Kemenag Gagas Gerakan ASN Bersarung dan Berpeci Sepekan Sekali

Minggu, 25 Okt 2026 - 04:51 WIB