Caption : Istimewa
Hariannarasi.com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan dukungan penuh Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina dengan menyerukan Free Palestine saat menghadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor di Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026). Aksi tersebut menyita perhatian media internasional, termasuk media asal Israel.
Momen itu terjadi ketika Prabowo menyapa Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Abdulfattah A.K. Al-Sattari, yang hadir dalam acara tersebut. Abdulfattah kemudian menyerahkan kain keffiyeh yang langsung dikenakan Prabowo di atas panggung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam pidatonya, Prabowo menyatakan rasa prihatin mendalam atas kondisi rakyat Palestina yang terus menghadapi serangan, sebelum memimpin seruan Free Palestine secara berulang di hadapan para tamu undangan.
Prabowo mengaitkan isu Palestina dengan urgensi penguatan kapasitas nasional Indonesia. Ia menekankan, Indonesia harus tumbuh menjadi negara yang kuat agar memiliki kemampuan nyata untuk membantu bangsa-bangsa yang mengalami penindasan.
Sikap tegas Prabowo di Gontor kemudian menjadi sorotan The Times of Israel. Media tersebut membandingkan seruan di Ponorogo dengan pidato Prabowo pada Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada September 2025.
Dalam forum PBB setahun sebelumnya, Prabowo sempat menyebutkan bahwa perdamaian di Timur Tengah membutuhkan pengakuan serta jaminan keamanan bagi Israel, yang oleh media tersebut dinilai sebagai perbedaan penekanan fokus diplomasi.
Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia membantah rumor mengenai rencana kunjungan Presiden ke Israel.
Kemlu RI menegaskan kembali posisi resmi pemerintah yang tetap konsisten mendukung kemerdekaan Palestina dan tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel. (*)






