Lagi Asik Jualan Sayur di Pasar Natar, Ditreskrimum Ciduk DPO Kasus Penggelapan FIF Pringsewu

- Editor

Senin, 21 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Istimewa

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Lampung menangkap Lutfi Yuliansyah (29), mantan marketing credit executive PT FIF Cabang Pringsewu yang menjadi buronan kasus dugaan penipuan dan penggelapan.

Tersangka diringkus saat sedang berjualan sayur di Pasar Natar, Lampung Selatan, pada Minggu (20/9/2026) sekitar pukul 09.30 WIB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Lampung, Kombes Pol Indra Hermawan, menyatakan bahwa penangkapan dilakukan oleh Unit 1 Subdit 3 Jatanras.

Tindakan ini dilakukan setelah pihak kepolisian menerima informasi akurat mengenai keberadaan tersangka yang selama ini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

​”Tersangka diduga kuat terlibat dalam tindak pidana pemalsuan, penggelapan dalam jabatan, penggelapan, dan penipuan terkait posisinya di PT FIF Cabang Pringsewu,” jelas laporan kepolisian.

​Kasus ini mencuat setelah pihak perusahaan melakukan audit internal dan menemukan kejanggalan berupa puluhan kontrak pembiayaan yang menunggak.

Menindaklanjuti temuan tersebut, polisi kemudian melakukan pemeriksaan silang terhadap nama-nama debitur yang tercatat, yang akhirnya mengarah pada penetapan Lutfi sebagai tersangka.

​Dalam penangkapan tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti. Barang yang diamankan meliputi satu unit sepeda motor Honda Genio merah bernomor polisi BE 2757 DAE, satu unit gawai iPhone 11 hijau, uang tunai senilai Rp965 ribu, serta satu unit gitar listrik merek Squier.

​Atas perbuatannya, Lutfi Yuliansyah dijerat dengan Pasal 488 KUHP tentang Penipuan/Penggelapan.

Tersangka saat ini telah dibawa ke markas kepolisian untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut dan terancam hukuman pidana maksimal empat tahun penjara. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Orang Tua Batalkan Damai Setelah Lihat Video Utuh, Kasus Bullying Anak di Lambar Berlanjut ke Jalur Hukum! 
Patroli Rutin Berbuah Manis, Polisi Ciduk 7 Orang di Tubabar, 125 Ekstasi dan Sabu Disita
Gerebek 3 Lokasi di Wonosobo, Polres Tanggamus Sita 58 Paket Sabu dan Ekstasi Barongsai
Polres Lampung Utara Gandeng Denpom Kotabumi Razia Hiburan Malam, Sasar Dua Karaoke!
Wali Kota Bandar Lampung Rotasi 13 Pejabat Eselon II, Ini Daftar Lengkapnya! 
Diduga Hendak Transaksi di Parkiran Chandra Teluk, Pria Paruh Baya Diciduk Bawa Ganja 589,97 Gram
Waspada! Pekan Depan Polres Tanggamus Angkut Motor Knalpot Brong, RX King Kena Ultimatum
Gerebek Besar di Pesawaran: 401 Polisi Datang Bandar Hilang? 6 Pelajar Malah Diamankan
Berita ini 130 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 11:48 WIB

Orang Tua Batalkan Damai Setelah Lihat Video Utuh, Kasus Bullying Anak di Lambar Berlanjut ke Jalur Hukum! 

Minggu, 8 November 2026 - 11:36 WIB

Patroli Rutin Berbuah Manis, Polisi Ciduk 7 Orang di Tubabar, 125 Ekstasi dan Sabu Disita

Minggu, 8 November 2026 - 07:56 WIB

Gerebek 3 Lokasi di Wonosobo, Polres Tanggamus Sita 58 Paket Sabu dan Ekstasi Barongsai

Minggu, 8 November 2026 - 07:28 WIB

Wali Kota Bandar Lampung Rotasi 13 Pejabat Eselon II, Ini Daftar Lengkapnya! 

Sabtu, 7 November 2026 - 17:41 WIB

Diduga Hendak Transaksi di Parkiran Chandra Teluk, Pria Paruh Baya Diciduk Bawa Ganja 589,97 Gram

Berita Terbaru