Terobos Perlintasan Tak Resmi di Natar, Pengendara Motor Tewas Tertabrak Kereta

- Editor

Jumat, 4 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Istimewa

Hariannarasi.com, Lampung Selatan – Seorang pengendara sepeda motor tewas tertabrak Kereta Api (KA) Baratarahan di perlintasan tidak resmi Desa Pemanggilan, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, Jumat (4/9/2026) siang. Kecelakaan maut ini terjadi lantaran korban diduga nekat menerobos jalur saat kereta akan melintas.

​Manager Humas PT KAI Divre IV Tanjungkarang, Azhar Zaki Assjari, mengonfirmasi insiden yang merenggut korban jiwa tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, kecelakaan terjadi pada pukul 12.05 WIB di Km 21+336 petak jalan antara Stasiun Gedung Ratu dan Stasiun Labuhan Ratu.

​”PPKA Stasiun Gedung Ratu melaporkan adanya temperan (tabrakan) antara sepeda motor dan KA Baratarahan di perlintasan tidak resmi yang dijaga secara swadaya oleh masyarakat,” kata Azhar, Jumat (4/9).

​Berdasarkan kronologi yang dihimpun PT KAI, KA Baratarahan bernomor 4124 berangkat dari Stasiun Labuhan Ratu pada pukul 12.03 WIB.

Mendekati lokasi kejadian, masinis telah membunyikan semboyan 35 atau klakson lokomotif secara berulang sebagai peringatan.

​Namun, teguran tersebut tidak diindahkan. Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, pengendara motor tersebut diduga tetap menerobos masuk ke area perlintasan hingga tabrakan tidak dapat dihindari.

​Denny, warga setempat yang berada di sekitar lokasi, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut kecelakaan terjadi sesaat sebelum pelaksanaan ibadah salat Jumat.

​”Kejadian tadi sebelum Jumatan di Desa Pemanggilan Natar. Ada satu orang meninggal akibat tertabrak kereta,” ungkap Denny.

​Menyusul insiden ini, pihak PT KAI kembali mengeluarkan peringatan keras kepada masyarakat pengguna jalan.

Warga diimbau untuk tidak menerobos jalur perlintasan sebidang dengan alasan apa pun, serta wajib meningkatkan kewaspadaan maksimal saat melintas di sekitar rel kereta api. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Gerebek Kos-kosan Kasus Pemerkosaan di Lampung Timur, Polisi Malah Temukan Alat Isap Sabu
Iming-iming Uang Rp50 Ribu, Pemuda di Mesuji Ini Setubuhi Anak di Bawah Umur 20 Kali
Berawal dari Medsos, Dua Pemuda Ditetapkan Tersangka Tawuran Berdarah di Bandar Lampung
IJTI dan AJI Lampung Kecam Ancaman Senjata Api Terhadap Wartawan di Tulang Bawang
Avanza Masuk Rawa di Kotabumi, Polisi Temukan Timbangan Digital dan Diduga Sabu
Proyek Trotoar Rp22,77 Miliar Ambrol, DPRD Bandarlampung Panggil Dirut PT Asmi Hidayat yang Pilih Bungkam
Beri Makan Ratusan Ribu Warga, 26 Dapur MBG di Tanggamus Ternyata Belum Kantongi SLHS!
Siap-siap Diciduk! Polisi Kantongi Identitas ‘Otak’ Konvoi Ratusan Pemotor di Underpass ZA Pagar Alam
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 12:08 WIB

Terobos Perlintasan Tak Resmi di Natar, Pengendara Motor Tewas Tertabrak Kereta

Jumat, 4 September 2026 - 11:58 WIB

Gerebek Kos-kosan Kasus Pemerkosaan di Lampung Timur, Polisi Malah Temukan Alat Isap Sabu

Jumat, 4 September 2026 - 11:08 WIB

Iming-iming Uang Rp50 Ribu, Pemuda di Mesuji Ini Setubuhi Anak di Bawah Umur 20 Kali

Jumat, 4 September 2026 - 10:57 WIB

IJTI dan AJI Lampung Kecam Ancaman Senjata Api Terhadap Wartawan di Tulang Bawang

Jumat, 4 September 2026 - 10:52 WIB

Avanza Masuk Rawa di Kotabumi, Polisi Temukan Timbangan Digital dan Diduga Sabu

Berita Terbaru