Menhut Serahkan Izin, 961 Hektare Kawasan Hutan Bakal Disulap Jadi Pangkalan Batalyon Baru TNI

- Editor

Rabu, 29 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Istimewa

Hariannarasi.com, Jakarta – Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyerahkan Surat Keputusan (SK) Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH) kepada Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin untuk pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yon TP) TNI AD.

Penyerahan dokumen ini dilakukan di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, pada Senin (27/7/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Total terdapat 17 SK PPKH yang diterbitkan untuk Kementerian Pertahanan dengan total luas kawasan hutan mencapai 961,33 hektare.

​Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan, penyerahan SK ini merupakan langkah krusial untuk memberikan kepastian hukum dan mempercepat proses penyiapan lahan satuan baru tersebut.

Ia juga menjamin pemanfaatan kawasan hutan akan dilakukan secara tertib, terukur, dan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan sesuai ketentuan undang-undang.

​Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemenhan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, menjelaskan, terbitnya izin ini merupakan bagian dari penyelesaian aspek administrasi.

​Meskipun persetujuan telah dikantongi, Rico menuturkan bahwa pihak TNI AD tetap diwajibkan memenuhi syarat administrasi lanjutan, di antaranya melakukan penataan tata batas kawasan sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 7 Tahun 2021.

​Lebih lanjut, Rico membantah jika pemilihan lokasi tersebut dilakukan secara sepihak. Ia menjelaskan, usulan pembangunan pangkalan Yon TP di kawasan hutan diajukan langsung oleh satuan kewilayahan.

​“Perlu dipahami bahwa usulan lokasi Yonif TP ini telah melalui mekanisme penilaian berjenjang mulai dari tingkat Kodam, Mabesad, Kementerian Pertahanan, hingga disetujui oleh Kementerian Kehutanan,” ujar Rico. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kepala BGN Pecat 261 Pegawai Akibat Korupsi hingga Judi Online
Kepala BGN Tutup Permanen 833 Dapur MBG akibat Masalah Higienitas
Tolak Teks Resmi Demi Pidato Spontan, Gaya Komunikasi Prabowo di Harlah PKB Tuai Sorotan
Temui Zulhas, Bupati Saleh Dorong Dukungan Pusat untuk Swasembada Pangan di Tanggamus
Tak Lagi Jual Mentah, Ini Rencana Besar Gubernur Mirza untuk Petani Lampung
Jajaki Peluang Beasiswa dan Investasi, Bupati Tanggamus Temui Direktur YEE Turki
Masyarakat Masih Bingung Fungsi Koperasi Desa? Ini Jawaban Menohok Gubernur Lampung!
Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Sebagai Kepala BGN
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:23 WIB

Menhut Serahkan Izin, 961 Hektare Kawasan Hutan Bakal Disulap Jadi Pangkalan Batalyon Baru TNI

Selasa, 28 Juli 2026 - 02:23 WIB

Kepala BGN Pecat 261 Pegawai Akibat Korupsi hingga Judi Online

Senin, 27 Juli 2026 - 12:11 WIB

Kepala BGN Tutup Permanen 833 Dapur MBG akibat Masalah Higienitas

Sabtu, 25 Juli 2026 - 07:39 WIB

Tolak Teks Resmi Demi Pidato Spontan, Gaya Komunikasi Prabowo di Harlah PKB Tuai Sorotan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 06:45 WIB

Temui Zulhas, Bupati Saleh Dorong Dukungan Pusat untuk Swasembada Pangan di Tanggamus

Berita Terbaru