Caption : Istimewa
Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, memimpin rapat percepatan penanggulangan kemiskinan bersama Tim Program Keluarga Harapan (PKH) se-Provinsi Lampung di Ruang Kerja Sekda, Kantor Gubernur Lampung, Jumat (5/6/2026).
Rapat ini digelar untuk memperkuat koordinasi dan memastikan intervensi pemerintah berjalan efektif, tepat sasaran, serta berkelanjutan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam arahannya, Marindo menekankan pentingnya mengintegrasikan PKH dengan berbagai program pengentasan kemiskinan milik pemerintah daerah. Fokus utama integrasi ini ditujukan bagi masyarakat yang berada pada kelompok rentan, yakni desil 1 hingga desil 4.
”Kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah dan para pendamping PKH di lapangan menjadi salah satu kunci dalam mempercepat penurunan angka kemiskinan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegas Marindo.
Berdasarkan data Kementerian Sosial Tahap II Tahun 2026, penerima manfaat PKH di 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung mencapai 391.826 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Total nilai bantuan sosial yang disalurkan tercatat sebesar Rp293,3 miliar.
Koordinator PKH Provinsi Lampung, Slamet Riyadi, menyambut baik sinergi ini dan memastikan kesiapan jajarannya di lapangan. Ia memaparkan bahwa saat ini terdapat 1.545 pendamping sosial PKH yang tersebar di 229 kecamatan di seluruh Lampung.
”Kami siap bersinergi dengan pemerintah daerah untuk mendorong peningkatan kemandirian KPM serta mempercepat graduasi keluarga dari program bantuan sosial,” ujar Slamet.
Turut hadir dalam rapat tersebut Kepala Bappeda, Kepala BPKAD, Kepala Dinas Sosial, dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Lampung, serta para perwakilan koordinator PKH tingkat kabupaten/kota.
Melalui pertemuan ini, Pemprov Lampung berharap langkah penanggulangan kemiskinan ke depan dapat berjalan lebih terarah dan terintegrasi. (*)






