Punya Tunggakan? Pahami 9 Aturan OJK Agar Terlindungi dari Arogansi Debt Collector!

- Editor

Minggu, 31 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) RI, Frederica Widyasari bersama Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda.

Hariannarasicom, Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menetapkan aturan tegas terkait tata cara penagihan utang oleh debt collector atau pihak ketiga. 

Ketentuan ini diatur secara resmi dalam Peraturan OJK (POJK) Nomor 22 Tahun 2023 tentang Pelindungan Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan, dengan tujuan mencegah praktik penagihan yang meresahkan dan melindungi hak-hak debitur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan OJK menegaskan, seluruh proses penagihan utang kredit maupun pinjaman online (pinjol) kini sepenuhnya menjadi tanggung jawab perusahaan penyelenggara, dan penagih di lapangan wajib tunduk pada etika serta norma hukum yang berlaku.

​Terdapat 9 aturan ketat yang wajib dipatuhi oleh debt collector saat melakukan penagihan, yaitu:

  1. Wajib Menggunakan Identitas Resmi: Debt collector wajib membawa dan menunjukkan kartu identitas resmi dari perusahaan pembiayaan yang dilengkapi dengan foto diri.
  2. Dilarang Menggunakan Ancaman: Penagihan tidak diperkenankan menggunakan cara ancaman, kekerasan, maupun tindakan yang bersifat mempermalukan debitur (misalnya menyebarkan data pribadi).
  3. Tanpa Tekanan Fisik dan Verbal: Dilarang keras memberikan tekanan secara fisik maupun verbal (makian atau kata-kata kasar) selama proses penagihan berlangsung.
  4. Bebas dari Unsur SARA: Debt collector dilarang menggunakan kata-kata atau tindakan intimidasi yang menyinggung Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan (SARA).
  5. Hanya Menagih ke Debitur Utama: Penagihan utang hanya boleh ditujukan secara langsung kepada pihak yang berutang (penerima dana). Penagihan tidak boleh dilakukan kepada keluarga, rekan kerja, atau kontak darurat debitur.
  6. Batas Waktu Penagihan: Proses penagihan hanya diperbolehkan pada jam wajar, yakni mulai pukul 08.00 hingga 20.00 waktu setempat. Tidak diperbolehkan meneror nasabah pada tengah malam.
  7. Dilarang Menagih di Hari Libur: Penagihan hanya diizinkan pada hari kerja (Senin hingga Sabtu). Debt collector dilarang menagih pada hari Minggu atau hari libur nasional.
  8. Lokasi Penagihan Sesuai Domisili: Penagihan hanya boleh dilakukan di alamat domisili debitur atau alamat yang tercatat dalam perjanjian. Penagihan di luar tempat tersebut wajib mendapatkan persetujuan dari nasabah terlebih dahulu.
  9. Wajib Membawa Dokumen dan Surat Tugas: Selain identitas, penagih wajib membawa surat tugas penagihan resmi dari perusahaan, bukti rincian tunggakan, serta memiliki sertifikat profesi penagihan dari lembaga yang diakui OJK.

OJK menegaskan, penagihan di luar waktu dan tempat yang ditentukan hanya bisa dilakukan jika ada persetujuan resmi dari konsumen.

Apabila debt collector melanggar sembilan aturan di atas, seperti menagih tanpa surat tugas lengkap atau bertindak kasar, konsumen berhak menolak penagihan dan melaporkan tindakan tersebut ke OJK atau pihak kepolisian. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pabrik Sepatu PT PWI 6 Tutup Permanen, 1.100 Pekerja Kena PHK!
IHSG Anjlok 11 Persen Gara-gara MSCI, Prabowo Kirim Pesan Keras: Bangsa Indonesia Tidak Takut!
Ancaman Degradasi MSCI Memuncak, BEI Depak 80 Saham Konsentrasi Tinggi dari IHSG, Ini Daftarnya!
IHSG Anjlok 11,57 Persen, CELIOS Sebut Akuisisi BYAN oleh Haji Isam Jadi Pemicu Ancaman MSCI
IHSG Dibuka Anjlok 4,39 Persen ke Level 4.957, Saham BBCA Rontok Sentuh ARB!
Tancap Gas! Pemprov Lampung Kebut Kawasan Industri Raksasa Katibung, dari Kilang Minyak hingga Pabrik Bioetanol
IHSG Anjlok 8 Persen! Pimpinan DPR, Danantara, OJK dan Kapolri Datangi BEI
Ekonomi Lampung Triwulan II 2026 Tumbuh di Atas 5 Persen, Tertinggi Kedua se Sumatera
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:32 WIB

Pabrik Sepatu PT PWI 6 Tutup Permanen, 1.100 Pekerja Kena PHK!

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:44 WIB

IHSG Anjlok 11 Persen Gara-gara MSCI, Prabowo Kirim Pesan Keras: Bangsa Indonesia Tidak Takut!

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:51 WIB

Ancaman Degradasi MSCI Memuncak, BEI Depak 80 Saham Konsentrasi Tinggi dari IHSG, Ini Daftarnya!

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:08 WIB

IHSG Anjlok 11,57 Persen, CELIOS Sebut Akuisisi BYAN oleh Haji Isam Jadi Pemicu Ancaman MSCI

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:56 WIB

IHSG Dibuka Anjlok 4,39 Persen ke Level 4.957, Saham BBCA Rontok Sentuh ARB!

Berita Terbaru