Jamin BPJS Kesehatan Warga di 2026, Pemprov Lampung Anggarkan Rp125 Miliar!

- Editor

Senin, 18 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Ist

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mengalokasikan dana sebesar Rp125 miliar dari APBD 2026 untuk membiayai kepesertaan BPJS Kesehatan. 

Anggaran ini ditujukan bagi Penerima Bantuan Iuran (PBI) dan Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) guna memastikan keberlanjutan cakupan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) masyarakat Lampung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Komitmen tersebut ditegaskan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, saat memimpin Rapat Forum Kemitraan Pengelolaan Kerja Sama Fasilitas Kesehatan Provinsi Lampung Semester I Tahun 2026 di Ruang Rapat Sakai Sambayan, Kantor Gubernur Lampung, Senin (18/5/2026).

“Pemerintah Provinsi Lampung di dalam penyusunan APBD selalu taat dengan mengalokasikan anggaran,” ujar Marindo.

Rincian Alokasi Anggaran JKN 2026

Marindo menjelaskan, total anggaran tersebut dibagi untuk dua sasaran utama masyarakat, yaitu:

Peserta PBI, Pemprov mengalokasikan dana hampir sebesar Rp85 miliar. Anggaran ini bersumber dari pemotongan 37,5 persen penerimaan pajak rokok daerah.

Peserta PBPU, Pemprov juga menyiapkan sekitar Rp40 miliar untuk membiayai kepesertaan PBPU yang dikelola pemerintah daerah. Hal ini bertujuan untuk menutupi masyarakat yang belum terjangkau oleh skema PBI nasional.

Sinergi Lintas Daerah

Lebih lanjut, Marindo menekankan bahwa keberhasilan program jaminan kesehatan di Lampung tidak bisa hanya bertumpu pada pemerintah provinsi.

Pembiayaan dan pengelolaan layanan kesehatan ini juga membutuhkan keterlibatan aktif dari pemerintah kabupaten/kota.

Oleh karena itu, Pemprov Lampung terus memperkuat koordinasi lintas daerah untuk memastikan seluruh masyarakat Lampung memiliki akses layanan kesehatan yang merata dan berkelanjutan. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kasus HIV di Lampung Tembus 6.696 Orang, DPRD Desak Pemerintah Ambil Langkah Konkret!
Wajib Tahu Sebelum ke Rumah Sakit! Ini 21 Penyakit yang Tak Lagi Dicover BPJS Mei 2026
Muhammadiyah Bangun Pabrik Cairan Infus di Malang, Targetkan Beroperasi Akhir 2027
Bikin Ngelus Dada! Layanan RSUD Ryacudu Amburadul, Antrean Digital Zonk dan Kantong Obat Pun Tak Ada!
Wali Kota Eva dan Wagub Jihan Dampingi Wamenkes Tinjau Puskesmas Way Halim 2, Tekankan Pelacakan Kontak Erat Pasien TB
RSUD Bandar Negara Husada Bakal Jadi RS Rujukan Nomor Satu di Lampung? Begini Kata Wagub Jihan!
Josi Harnos Resmi Dilantik Jadi Ketua IDI Lampung 2025-2028, Wagub Tekankan Sinergi
Gila-gilaan! Harga Obat di RI Disulap 500% Lebih Mahal dari Malaysia, Menkes Cium Bau Korupsi
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 16:00 WIB

Jamin BPJS Kesehatan Warga di 2026, Pemprov Lampung Anggarkan Rp125 Miliar!

Jumat, 8 Mei 2026 - 04:52 WIB

Kasus HIV di Lampung Tembus 6.696 Orang, DPRD Desak Pemerintah Ambil Langkah Konkret!

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:30 WIB

Wajib Tahu Sebelum ke Rumah Sakit! Ini 21 Penyakit yang Tak Lagi Dicover BPJS Mei 2026

Jumat, 17 April 2026 - 06:13 WIB

Muhammadiyah Bangun Pabrik Cairan Infus di Malang, Targetkan Beroperasi Akhir 2027

Rabu, 15 April 2026 - 16:51 WIB

Bikin Ngelus Dada! Layanan RSUD Ryacudu Amburadul, Antrean Digital Zonk dan Kantong Obat Pun Tak Ada!

Berita Terbaru