Mesuji Membara! Massa Bakar Ponpes Nurul Jadid, Polda Lampung: Situasi Berangsur Kondusif

- Editor

Selasa, 12 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Ist

Hariannarasi.com, Mesuji – Situasi keamanan di Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung, dipastikan mulai berangsur kondusif pasca-insiden kerusuhan yang berujung aksi pembakaran di Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Jadid pada Sabtu (9/5/2026) malam.

Aparat kepolisian kini tengah melakukan penyelidikan mendalam dan telah mengamankan satu orang yang diduga terlibat dalam aksi tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, menyatakan bahwa saat ini personel gabungan masih disiagakan di lokasi kejadian untuk mengantisipasi adanya gangguan keamanan susulan.

​”Kondisi di lokasi saat ini sudah terkendali. Api yang sempat membakar sebagian bangunan pondok pesantren telah berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran,” ujar Yuni dalam keterangannya, Senin (11/5/2026).

​Terkait perkembangan kasus, pihak kepolisian telah mengamankan satu orang yang diduga kuat terlibat dalam kerusuhan tersebut. Namun, identitas maupun peran detail dari terduga pelaku belum dibeberkan secara rinci demi kepentingan penyidikan yang masih berjalan.

“Kami masih mendalami sejumlah barang bukti dan meminta keterangan saksi-saksi untuk mengungkap kronologi serta motif pasti di balik aksi pembakaran ini,” tambahnya.

Pemicu Kerusuhan

​Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kerusuhan massa tersebut diduga dipicu oleh kemarahan warga terkait munculnya dugaan tindak pidana pencabulan yang melibatkan salah satu pimpinan pondok pesantren tersebut. Kasus dugaan asusila itu sendiri saat ini sudah ditangani secara resmi oleh Polres Mesuji.

​Kapolda Lampung, Irjen Pol Helfi Assegaf, dilaporkan memberikan atensi khusus terhadap penanganan kasus ini. Pihak Polda Lampung menegaskan komitmennya untuk memproses hukum seluruh pihak yang terlibat secara profesional dan transparan, baik terkait dugaan pencabulan maupun aksi perusakan bangunan.

​Polda Lampung mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan tindakan main hakim sendiri. Warga juga diminta untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya, terutama yang beredar luas di media sosial.

​”Kami meminta masyarakat menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara ini kepada aparat penegak hukum. Jangan mudah terhasut oleh informasi yang bisa memicu konflik baru,” tegas Yuni.

Hingga saat ini, aktivitas masyarakat di sekitar lokasi dilaporkan mulai kembali normal. Meski demikian, pengawasan ketat di sejumlah titik strategis di Kabupaten Mesuji tetap ditingkatkan guna menjamin stabilitas keamanan wilayah. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Terciduk! Asyik Dulang Emas Ilegal di Baradatu, 6 Penambang Luar Daerah Digulung Polres Way Kanan
Warga Adat Demo di Kantor Kecamatan, KDMP di Kotaagung Barat Dituding Bangun di Atas Tanah Rakyat!
Miris! Jalanan Hancur Lebur, Protokol Lambar Siapkan Rp880 Juta Cuma Buat Perjalanan Dinas!
Minim Perhatian, Warga Panca Warna Tanggamus Perbaiki Jalan Rusak Secara Swadaya
Diikuti 158 Peserta, Pemkab Tanggamus Resmi Buka Seleksi Magang ke Jepang 2026
Puluhan Toko dan Rumah Dibobol Maling, DPRD Tanggamus Desak Aparat Jangan Tinggal Diam!
Tawuran Geng Motor di Bandar Lampung, Pemuda 21 Tahun Tewas Dibacok
Gugur Lawan Curanmor, Ratusan Ojol Lampung Gelar Doa Untuk Bripka Arya Sumpena 
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 04:13 WIB

Mesuji Membara! Massa Bakar Ponpes Nurul Jadid, Polda Lampung: Situasi Berangsur Kondusif

Selasa, 12 Mei 2026 - 03:57 WIB

Terciduk! Asyik Dulang Emas Ilegal di Baradatu, 6 Penambang Luar Daerah Digulung Polres Way Kanan

Senin, 11 Mei 2026 - 13:32 WIB

Miris! Jalanan Hancur Lebur, Protokol Lambar Siapkan Rp880 Juta Cuma Buat Perjalanan Dinas!

Senin, 11 Mei 2026 - 12:17 WIB

Minim Perhatian, Warga Panca Warna Tanggamus Perbaiki Jalan Rusak Secara Swadaya

Senin, 11 Mei 2026 - 11:58 WIB

Diikuti 158 Peserta, Pemkab Tanggamus Resmi Buka Seleksi Magang ke Jepang 2026

Berita Terbaru