Bikin Melongo! Rapat Online BGN Habiskan Dana Rp5,7 Miliar

- Editor

Minggu, 26 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana.

Hariannarasi.com, Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) mengklarifikasi sorotan publik terkait alokasi anggaran sebesar Rp 5,7 miliar untuk berlangganan lisensi aplikasi Zoom Meeting. 

Kepala BGN Dadan Hindayana menegaskan, dana tersebut dialokasikan untuk kebutuhan koordinasi masif antara pusat dan daerah dalam menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama periode April hingga Desember 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Dadan menjelaskan bahwa layanan konferensi video yang dikelola oleh Pusat Data dan Informasi BGN tersebut memiliki kapasitas yang sangat besar. Lisensi ini diperuntukkan bagi 5.000 pengguna aktif dan mampu menampung hingga 50.000 peserta dalam satu sesi pertemuan virtual.

​“Untuk mendukung pelaksanaan program makan bergizi gratis yang membutuhkan koordinasi luas, penyampaian arahan teknis secara seragam, serta edukasi kepada berbagai pemangku kepentingan,” kata Dadan dalam keterangan resminya, Sabtu (25/4/2026).

Fasilitas digital ini akan digunakan oleh seluruh struktur BGN, mulai dari pimpinan tinggi madya dan pratama, pejabat administrator, hingga kepala satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di berbagai daerah.

Dadan menilai anggaran sebesar Rp 5,7 miliar untuk sembilan bulan tersebut sepadan, mengingat keberhasilan program prioritas Presiden Prabowo Subianto ini sangat bergantung pada keselarasan informasi, sosialisasi kebijakan, bimbingan teknis pelaksana, dan evaluasi rutin.

​”Kami ingin memastikan bahwa pesan, arahan, dan pedoman pelaksanaan program dapat diterima secara utuh oleh pelaksana di berbagai daerah,” tambah Dadan yang juga merupakan ahli serangga dari IPB University tersebut.

Sebelumnya, anggaran Zoom Meeting BGN ini menuai kritik setelah dokumen pengadaannya ditemukan di portal Inaproc (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah) dengan pagu Rp 5,79 miliar.

Masyarakat melihat nominal tersebut karena dinilai memiliki selisih harga yang sangat jauh dibandingkan tarif berlangganan resmi aplikasi Zoom, di mana kategori Pro hanya dipatok Rp 226 ribu per bulan dan kategori Business Rp 249 ribu per bulan. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

BEM Unila Datangi DPR RI, Desak Komisi V Evaluasi Mahalnya Tarif Tol Lampung
Gantikan Ardito Wijaya, I Komang Koheri Resmi Terima SK Plt Bupati Lampung Tengah
Kucurkan Rp134 Miliar, Presiden Prabowo Sulap 7 Ruas Jalan di Lampung Jadi Mulus 100 Persen!
Matangkan Pusat Pemerintahan Masa Depan, Pemprov Lampung Rombak Batas Wilayah Kota
​Di Balik Mutasi Diam-diam 17 Pejabat Pemprov Lampung, Daftar Nama Masih Dirahasiakan!
AHY: Pemerintah Siapkan Rp4 Triliun untuk Revitalisasi 1.397 Mts
Pulang dari Beijing Bawa Utang Rp 301 Triliun, Menkeu Purbaya: Mereka Yakin Sama Kita!
Wapres Gibran Tinjau Program MBG di NTT: Kepagian, Pantesan Makannya Dingin Semua!
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:43 WIB

BEM Unila Datangi DPR RI, Desak Komisi V Evaluasi Mahalnya Tarif Tol Lampung

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:12 WIB

Gantikan Ardito Wijaya, I Komang Koheri Resmi Terima SK Plt Bupati Lampung Tengah

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:49 WIB

Kucurkan Rp134 Miliar, Presiden Prabowo Sulap 7 Ruas Jalan di Lampung Jadi Mulus 100 Persen!

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:23 WIB

Matangkan Pusat Pemerintahan Masa Depan, Pemprov Lampung Rombak Batas Wilayah Kota

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:15 WIB

​Di Balik Mutasi Diam-diam 17 Pejabat Pemprov Lampung, Daftar Nama Masih Dirahasiakan!

Berita Terbaru

NASIONAL

Polri Mutasi 1.121 Pati dan Pamen, Serta Bentuk Polresta IKN

Jumat, 26 Jun 2026 - 06:42 WIB