Bukan Sekadar Pahlawan Devisa! Ini Langkah Tegas Pemkab Lampung Timur Lindungi 9.343 TKI

- Editor

Rabu, 22 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Ist

Hariannarasi.com, Lampung Timur – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Timur bersama Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) dan sejumlah lembaga internasional menggelar lokakarya penguatan pelindungan pekerja migran perempuan pada 21–23 April 2026 di Kota Metro. 

Lokakarya yang difokuskan pada pengelolaan kasus responsif gender dan layanan terkoordinasi ini diikuti oleh sekitar 30 peserta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Para peserta terdiri dari unsur perangkat daerah, aparat penegak hukum, Migrant Worker Resource Center (MRC), serta organisasi serikat pekerja dan perempuan, termasuk International Labour Organization (ILO), United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC), Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI), dan Solidaritas Perempuan Sebay Lampung.

​Langkah ini diambil mengingat Kabupaten Lampung Timur merupakan salah satu daerah dengan tingkat penempatan pekerja migran tertinggi di Provinsi Lampung. Sepanjang tahun 2025, tercatat sebanyak 9.343 pekerja migran asal wilayah ini diberangkatkan ke luar negeri.

​Mayoritas dari para pekerja tersebut adalah perempuan yang terserap di sektor domestik dan perawatan. Meski memberikan kontribusi ekonomi yang signifikan bagi keluarga dan daerah, mereka rentan menghadapi berbagai risiko, mulai dari Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), kerja paksa, hingga pelanggaran hak asasi.

​Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk membangun sistem pelindungan yang lebih mudah diakses oleh masyarakat.

​“Pemerintah Kabupaten Lampung Timur berkomitmen menghadirkan layanan pelindungan yang lebih kuat dan terjangkau hingga tingkat desa. Kami ingin memastikan warga yang bekerja ke luar negeri memiliki akses terhadap layanan yang aman, cepat, dan berpihak pada pelindungan,” ujar Ela.

​Hal senada disampaikan oleh Direktur Jenderal Pelindungan KP2MI, Rinardi. Ia menekankan bahwa tata kelola migrasi kerja membutuhkan pendekatan yang sistemik dan menyeluruh.

​“Pelindungan pekerja migran harus dibangun secara sistemik dan berkelanjutan, mulai dari desa, proses penempatan, hingga saat bekerja dan kembali ke tanah air. Penguatan layanan terintegrasi dan responsif gender menjadi kunci untuk mencegah eksploitasi,” tegas Rinardi.

Sementara itu, dari perspektif pekerja, Sekretaris Jenderal DPN-SBMI, Juwarih, turut menyoroti krusialnya penguatan posisi tawar (bargaining position) para pekerja migran sebagai bagian dari upaya pelindungan hak-hak mereka di negara penempatan. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Cetak Sejarah! Lampung Resmi Terpilih Jadi Tuan Rumah ‘Hajatan Ganda’ HPN dan Porwanas 2027
Kebut Persiapan! Sekdaprov Marindo Persiapkan Pelantikan Akbar Apdesi Lampung
Pria 49 Tahun Ditemukan Tewas Membusuk di Kamar Kos Kemiling
Kebal Hukum? Bongkar Muat BBM Diduga Ilegal Terang-terangan di Pelabuhan Panjang!
Miris! 60 Persen Lebih Dapur MBG di Lampung Belum Kantongi SLHS! Kok Bisa Beroperasi?!
Bangkit dari Sakit, Kini Sukses Jadi Juragan Susu Kambing Nasional Bersama KUR BRI!
Siap-siap Ubah Nasib! Pemprov Lampung Fasilitasi Ribuan Anak Mudanya Kerja di Jepang dan Taiwan
Perbaiki Jalan Rusak Secara Swadaya, Warga Lampung Tengah Patungan Rp100 Juta!
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 14:02 WIB

Cetak Sejarah! Lampung Resmi Terpilih Jadi Tuan Rumah ‘Hajatan Ganda’ HPN dan Porwanas 2027

Rabu, 22 April 2026 - 13:28 WIB

Kebut Persiapan! Sekdaprov Marindo Persiapkan Pelantikan Akbar Apdesi Lampung

Rabu, 22 April 2026 - 12:01 WIB

Pria 49 Tahun Ditemukan Tewas Membusuk di Kamar Kos Kemiling

Rabu, 22 April 2026 - 10:12 WIB

Bukan Sekadar Pahlawan Devisa! Ini Langkah Tegas Pemkab Lampung Timur Lindungi 9.343 TKI

Rabu, 22 April 2026 - 08:40 WIB

Kebal Hukum? Bongkar Muat BBM Diduga Ilegal Terang-terangan di Pelabuhan Panjang!

Berita Terbaru

Bandar Lampung

Pria 49 Tahun Ditemukan Tewas Membusuk di Kamar Kos Kemiling

Rabu, 22 Apr 2026 - 12:01 WIB