Terungkap Isi Pertemuan Tertutup 9 Ketua Ormas dengan Jokowi di Solo, Bahas Manuver Baru?

- Editor

Sabtu, 4 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Ist

Hariannarasi.com, Solo – Sembilan ketua organisasi kemasyarakatan (Ormas) menemui Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), di kediaman pribadinya di Solo, Jawa Tengah. 

Pertemuan yang berlangsung selama sekitar 45 menit tersebut membahas konsolidasi masyarakat sipil guna menjaga stabilitas dan kesinambungan pembangunan nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Perwakilan pimpinan Ormas, Darmizal, mengungkapkan bahwa pertemuan tersebut berjalan lancar dan penuh kehangatan. Ia menilai silaturahmi ini merupakan langkah penting dalam menyatukan visi antar-komponen bangsa.

​”Alhamdulillah, kami diterima dengan sangat baik. Sambutan beliau penuh kekeluargaan, menegaskan keteladanan seorang negarawan dan guru bangsa,” kata Darmizal dalam keterangannya.

​Darmizal menjelaskan, momentum pertemuan ini menjadi sinyal kuat bagi elemen masyarakat sipil untuk terus mendukung agenda pembangunan di bawah pemerintahan yang baru.

​”Sekaligus menjadi pesan politik kebangsaan bahwa stabilitas, persatuan, dan kesinambungan pembangunan harus terus dijaga bersama oleh seluruh komponen bangsa,” tegas Darmizal.

Di sisi lain, kediaman pribadi Jokowi di Solo belakangan ini terus menjadi daya tarik masyarakat luas. Terutama pada momen libur dan Lebaran, banyak warga dari luar daerah sengaja datang untuk bersilaturahmi atau sekadar berfoto di depan rumah.

Area ini bahkan sempat viral di media sosial dengan julukan sebagai “spot paling hype buat anak muda Gen Z”.

Terkait antusiasme warga tersebut, Ajudan Jokowi, AKBP Syarif Fitriansyah, memastikan bahwa pihaknya tidak melakukan pembatasan terhadap masyarakat yang ingin datang berkunjung ke area depan rumah. “Ya tetap biasa saja (tidak ada pembatasan pengunjung),” jelas Syarif. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

MA Nyatakan Suket Gibran Tidak Sah, PKB: Ini Jadi Dasar Hukum Kami di DPR
Gubes IPDN: Prabowo Tak Punya Kapasitas Pimpin Pemerintah, Masalahnya Lebih Panjang dari Umurnya Sendiri!
MPR RI Sosialisasikan 4 Pilar di PWI Lampung, Soroti Peran Pers dan Ancaman Politik Uang! 
Kena Mental Isu Nepotisme, Dua Anak Menhaj Irfan Yusuf Mengundurkan Diri
Soal Penataan Pasar Modern, Wabup Tanggamus Ultimatum Pedagang, Beri Waktu Hingga 27 Oktober!
Survei SMRC: Salip Prabowo dan AHY, Gibran Unggul 29,7 Persen dalam Simulasi Tiga Capres 
Jarkot Minta Mendagri Copot ASN Kembaran Wali Kota Bandar Lampung, Buntut Dugaan Berkas Palsu
Syarat Ijazah SMA Capres-Cawapres Digugat ke MK, Pemohon Minta Ijazah S1 hingga S3 Diakui
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:06 WIB

MA Nyatakan Suket Gibran Tidak Sah, PKB: Ini Jadi Dasar Hukum Kami di DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:41 WIB

Gubes IPDN: Prabowo Tak Punya Kapasitas Pimpin Pemerintah, Masalahnya Lebih Panjang dari Umurnya Sendiri!

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:52 WIB

MPR RI Sosialisasikan 4 Pilar di PWI Lampung, Soroti Peran Pers dan Ancaman Politik Uang! 

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:44 WIB

Kena Mental Isu Nepotisme, Dua Anak Menhaj Irfan Yusuf Mengundurkan Diri

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:09 WIB

Soal Penataan Pasar Modern, Wabup Tanggamus Ultimatum Pedagang, Beri Waktu Hingga 27 Oktober!

Berita Terbaru