Rudal Balistik Iran Hantam Kapal Induk AS USS Abraham Lincoln, Washington Membantah

- Editor

Senin, 2 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist (Dok. YT Daftar Populer)

Hariannarasi.com, Jakarta – Ketegangan di Timur Tengah mencapai babak baru setelah Garda Revolusi Iran (IRGC) mengklaim telah meluncurkan empat rudal balistik yang menghantam kapal induk Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln.

Operasi ini dinyatakan sebagai balasan atas serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatullah Ali Khamenei.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam komunike ketujuh terkait “Operasi Janji Sejati 4” (True Promise 4) yang dirilis pada Minggu (1/3/2026), IRGC menyatakan bahwa kekuatan militer mereka telah memasuki fase baru dalam menghadapi musuh.

Pihak Teheran menegaskan bahwa wilayah darat dan laut akan menjadi “kuburan bagi para agresor”.

Kapal induk USS Abraham Lincoln sebelumnya terdeteksi berada di perairan Laut Arab, sekitar 240 kilometer dari lepas pantai Oman atau 700 kilometer dari wilayah Iran.

Kapal bertenaga nuklir ini beroperasi bersama tiga kapal perusak rudal kelas Arleigh Burke dan membawa sekitar 90 pesawat, termasuk jet tempur siluman F-35.

Bantahan Amerika Serikat

Menanggapi klaim tersebut, Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) mengeluarkan bantahan keras. Melalui pernyataan resmi pada Minggu (1/3/2026), CENTCOM menyebut klaim IRGC sebagai kebohongan dan menegaskan bahwa USS Abraham Lincoln tidak terkena serangan apa pun.

“Lincoln tidak terkena dan rudal yang diluncurkan bahkan tidak mendekat,” tulis CENTCOM melalui platform X, sembari menambahkan bahwa kapal induk tersebut tetap menjalankan operasinya seperti biasa.

Laporan Korban Jiwa

Meski membantah serangan terhadap kapal induk, Pentagon mengumumkan adanya korban jiwa di pihak militer AS dalam operasi melawan Iran. Setidaknya tiga anggota militer dilaporkan tewas dan lima lainnya luka parah. Namun, pihak Pentagon tidak merinci lokasi maupun detail insiden yang menyebabkan jatuhnya korban tersebut. (*)

Eskalasi ini dipicu oleh serangan udara besar-besaran AS dan Israel pada Sabtu (28/2/2026) yang menargetkan lebih dari 500 titik di Iran. (*)

Serangan tersebut menewaskan Ayatullah Ali Khamenei, yang memicu masa berkabung nasional selama 40 hari di Iran serta gelombang serangan balasan dari Teheran ke berbagai target di kawasan. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Usai Kapal Bantuan Gaza Dicegat Israel, Jurnalis Asal Lampung Hilang Kontak!
Anies Baswedan Ditunjuk Jadi Dewan Penasihat Kota Riyadh, Bagikan Pengalaman Transportasi Jakarta
Sempat Dipanggil Polda Sumut, Lagu Viral Siti Mawarni Ya Incek Dipakai Klub Borussia Dortmund
Bukan Cuma Bisnis, Ini Alasan Pemerintah Ingin Perbanyak Konser K-Pop di RI!
Enam Kapal Dagang Dipaksa Putar Balik, AS Blokade Ketat Selat Hormuz!
Kenapa Kapal Pertamina Dilarang Lewat Selat Hormuz? Ini Kata Dubes Iran!
Iran Izinkan Kapal Asing Lintasi Selat Hormuz, Dua Kapal Indonesia Masih Tertahan!
Makin Panas! Spanyol Tuding Israel Sengaja Targetkan TNI di Lebanon, Tel Aviv Meradang
Berita ini 87 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 08:49 WIB

Usai Kapal Bantuan Gaza Dicegat Israel, Jurnalis Asal Lampung Hilang Kontak!

Minggu, 17 Mei 2026 - 03:52 WIB

Anies Baswedan Ditunjuk Jadi Dewan Penasihat Kota Riyadh, Bagikan Pengalaman Transportasi Jakarta

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:24 WIB

Sempat Dipanggil Polda Sumut, Lagu Viral Siti Mawarni Ya Incek Dipakai Klub Borussia Dortmund

Kamis, 23 April 2026 - 08:05 WIB

Bukan Cuma Bisnis, Ini Alasan Pemerintah Ingin Perbanyak Konser K-Pop di RI!

Rabu, 15 April 2026 - 08:44 WIB

Enam Kapal Dagang Dipaksa Putar Balik, AS Blokade Ketat Selat Hormuz!

Berita Terbaru