Caption : Istimewa
Hariannarasi.com, Lampung Selatan – Di Desa Trimomukti, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lampung Selatan, nama Sumarno kini dikenal bukan lagi sekadar sebagai petani. Ia adalah pemilik CV Razana Beras, sebuah usaha yang kini ditopang oleh dua pabrik beras.
Perjalanan tim BRI ke sana, pada Jumat (6/11/2026) memperlihatkan usaha pabrik beras yang dibangun Sumarno berbuah manis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Perjalanan itu tidak dimulai dari gedung besar atau modal besar. Ia dimulai dari sawah, dari pengalaman panjang sebagai petani beras yang memahami betul bagaimana gabah diolah, bagaimana harga bergerak, dan bagaimana pasar bekerja.
Berbekal pengalaman itu, Sumarno memberanikan diri melangkah lebih jauh. Ia mulai merambah usaha jual beli beras. Pada awalnya, usaha tersebut dijalankan secara kecil kecilan.
Tidak ada jaminan berhasil, yang ada hanya kemauan untuk mencoba dan ketekunan untuk terus belajar dari setiap musim panen dan setiap transaksi.
Perlahan, usaha kecil itu tumbuh. Sumarno belajar membaca peluang pasar, mengatur arus barang, menjaga kualitas beras, dan membangun kepercayaan pelanggan.
Dari aktivitas jual beli yang sederhana, usahanya mulai membutuhkan kapasitas produksi yang lebih besar. Kebutuhan itulah yang kemudian membawanya pada keputusan untuk membangun pabrik.
Kini, dua pabrik beras berdiri sebagai penanda perjalanan panjang tersebut. Pabrik itu bukan sekadar tempat produksi, melainkan bukti bahwa usaha yang dimulai dari skala kecil bisa tumbuh menjadi bisnis yang lebih besar apabila dikelola dengan tekun, direncanakan dengan baik, dan mampu beradaptasi dengan kebutuhan pasar.
Dalam perjalanan itu, ada satu titik penting yang mengubah laju usahanya: akses pembiayaan. Melalui BRI Kantor Cabang Kalianda, Sumarno memperoleh fasilitas kredit sebesar Rp5 miliar untuk mendukung pengembangan usaha pabrik beras yang dikelolanya.
Bagi pelaku usaha di sektor pertanian dan pengolahan hasil pertanian, pembiayaan bukan hanya soal angka. Ia adalah kesempatan untuk menambah kapasitas, memperkuat rantai pasok, dan memperluas jangkauan pasar.
Di Lampung Selatan, sektor ini memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan pangan sekaligus menggerakkan perekonomian daerah.
BRI Kantor Cabang Kalianda yang dipimpin Winoto menjadi mitra dalam proses pengembangan tersebut.
Dukungan pembiayaan itu menjadi bagian dari upaya mendorong pertumbuhan usaha produktif di wilayah Lampung Selatan, khususnya bagi pelaku usaha yang bergerak di bidang pertanian dan perdagangan hasil bumi.
Kisah Sumarno pun kini menjadi cerita yang sering dibagikan di lingkungannya. Bukan karena ia tiba tiba sukses, tetapi karena ia membuktikan bahwa memulai dari kecil bukan alasan untuk berhenti bermimpi besar.
Kerja keras, ketekunan, pengelolaan usaha yang baik, dan pemanfaatan akses pembiayaan secara bijak menjadi kombinasi yang membawanya sampai ke titik ini.
Keberhasilan CV Razana Beras juga menggambarkan potensi besar yang dimiliki Lampung Selatan.
Dari desa yang akrab dengan pertanian, lahir usaha pengolahan yang mampu memberi nilai tambah, membuka aktivitas ekonomi baru, dan memperkuat ekosistem bisnis lokal.
Dari seorang petani yang memulai usaha jual beli beras secara sederhana, Sumarno kini berdiri sebagai contoh nyata semangat kewirausahaan lokal. Sebuah perjalanan yang terus bertumbuh, bersama dukungan akses keuangan yang tepat pada waktunya. (*)






