Caption : Istimewa
Hariannarasi.com, Way Kanan – Seorang pria berinisial R (29), warga Mesuji Timur, tewas akibat luka bacok di kawasan Letter S Buana Jaya HTI Register 44, Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, peristiwa dugaan pembunuhan tersebut terjadi pada Minggu (25/10/2026) sekitar pukul 19.00 WIB.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Peristiwa bermula saat korban dan seorang rekannya mendatangi rumah warga berinisial K sekitar pukul 16.00 WIB. Korban, yang diketahui merupakan kenalan K saat di Lapas Menggala, hanya menemui istri K, yakni Y (32), di teras rumah.
Menjelang magrib, korban berpamitan dan sempat mengisi bahan bakar di warung milik keluarga K. Sesaat kemudian, datang seorang pria berinisial YK yang menyorotkan senter ke wajah korban dan menanyakan asal-usulnya.
Tidak lama berselang, muncul pelaku lain yang mengenakan pakaian gelap dan penutup wajah. Pelaku tersebut langsung membacok korban dari belakang menggunakan senjata tajam yang diduga jenis golok.
Mendapat serangan mendadak, korban sempat berupaya menyelamatkan diri dengan berlari masuk ke dalam rumah. Namun, pelaku terus melakukan pengejaran.
Korban kemudian berlari keluar dari lokasi awal sejauh kurang lebih 200 meter sebelum akhirnya tersungkur kehabisan darah.
Warga yang mendengar teriakan histeris saksi Y langsung melapor ke pihak kepolisian.
Petugas Polsek Negara Batin bersama tim Inafis Polres Way Kanan dan tenaga medis segera mendatangi lokasi kejadian untuk mengevakuasi korban ke Puskesmas Kampung Gisting Jaya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, korban dinyatakan meninggal dunia dengan luka senjata tajam di bagian pipi kanan, leher, pundak kanan, dan jari kelingking kiri.
Dalam olah tempat kejadian perkara (TKP), kepolisian telah mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain kemeja kotak-kotak hitam krem, celana pendek denim biru navy, sweter hitam, dan sebuah helm hitam.
Hingga berita ini diturunkan, Satreskrim Polres Way Kanan masih melakukan penyelidikan intensif guna mengungkap motif pembunuhan serta memburu para pelaku yang terlibat. (*)






