Tipu Modal Proyek Irigasi Senilai Rp350 Juta, Buronan Asal Pringsewu Diringkus Polisi di Bogor

- Editor

Senin, 14 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Istimewa

Hariannarasi.com, Pringsewu – Satreskrim Polres Pringsewu menangkap seorang pria berinisial M (52), warga Pekon Waluyojati, Kabupaten Pringsewu, atas kasus dugaan penipuan dan penggelapan bermodus investasi proyek pembangunan irigasi senilai Rp350 juta.

Pelaku ditangkap di tempat pelariannya di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Jumat (11/9/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Kasat Reskrim Polres Pringsewu Iptu Rosali menjelaskan, penangkapan tersangka merupakan tindak lanjut dari laporan korban berinisial AS, warga Kecamatan Sukarami, Kota Palembang.

Sebelum ditangkap, tersangka dinilai tidak kooperatif lantaran dua kali mangkir dari panggilan penyidik tanpa alasan sah.

​”Pelaku kami amankan di wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Saat diamankan, pelaku tidak melakukan perlawanan,” kata Iptu Rosali mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Dadi Perdana Putra, Minggu (13/9/2026).

​Peristiwa penipuan ini bermula pada 17 Desember 2025. Saat itu, tersangka menawarkan kerja sama investasi proyek irigasi dan meminta modal sebesar Rp350 juta dengan janji pengembalian dalam kurun waktu dua bulan.

Namun, setelah uang ditransfer, tersangka tidak kunjung mengembalikan dana tersebut hingga memasuki bulan kelima dan justru menghindar saat dihubungi.

​Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tersangka M mengaku uang milik korban telah habis digunakan untuk membayar upah pekerja.

Ia juga berdalih tidak dapat mengembalikan uang modal karena proyek yang dikelolanya mengalami kerugian akibat kenaikan harga material.

​Tersangka M kini resmi ditahan di Mapolres Pringsewu untuk menjalani penyidikan lebih lanjut.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 492 KUHP tentang penipuan juncto Pasal 486 KUHP tentang penggelapan dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Orang Tua Batalkan Damai Setelah Lihat Video Utuh, Kasus Bullying Anak di Lambar Berlanjut ke Jalur Hukum! 
Patroli Rutin Berbuah Manis, Polisi Ciduk 7 Orang di Tubabar, 125 Ekstasi dan Sabu Disita
Gerebek 3 Lokasi di Wonosobo, Polres Tanggamus Sita 58 Paket Sabu dan Ekstasi Barongsai
Polres Lampung Utara Gandeng Denpom Kotabumi Razia Hiburan Malam, Sasar Dua Karaoke!
Wali Kota Bandar Lampung Rotasi 13 Pejabat Eselon II, Ini Daftar Lengkapnya! 
Diduga Hendak Transaksi di Parkiran Chandra Teluk, Pria Paruh Baya Diciduk Bawa Ganja 589,97 Gram
Waspada! Pekan Depan Polres Tanggamus Angkut Motor Knalpot Brong, RX King Kena Ultimatum
Gerebek Besar di Pesawaran: 401 Polisi Datang Bandar Hilang? 6 Pelajar Malah Diamankan
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 11:48 WIB

Orang Tua Batalkan Damai Setelah Lihat Video Utuh, Kasus Bullying Anak di Lambar Berlanjut ke Jalur Hukum! 

Minggu, 8 November 2026 - 11:36 WIB

Patroli Rutin Berbuah Manis, Polisi Ciduk 7 Orang di Tubabar, 125 Ekstasi dan Sabu Disita

Minggu, 8 November 2026 - 07:56 WIB

Gerebek 3 Lokasi di Wonosobo, Polres Tanggamus Sita 58 Paket Sabu dan Ekstasi Barongsai

Minggu, 8 November 2026 - 07:28 WIB

Wali Kota Bandar Lampung Rotasi 13 Pejabat Eselon II, Ini Daftar Lengkapnya! 

Sabtu, 7 November 2026 - 17:41 WIB

Diduga Hendak Transaksi di Parkiran Chandra Teluk, Pria Paruh Baya Diciduk Bawa Ganja 589,97 Gram

Berita Terbaru