Tinjau TNWK Pascakarhutla, Gubernur Lampung dan Pangdam Pastikan Gajah Sumatra Aman

- Editor

Selasa, 1 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Ist

Hariannarasi.com, Lampung Timur – Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Lampung meninjau langsung Taman Nasional Way Kambas (TNWK) di Kabupaten Lampung Timur, Senin (31/8/2026).

Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan keselamatan satwa endemik gajah sumatra pascalandaan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi beberapa hari terakhir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal yang memimpin rombongan tersebut menegaskan bahwa tidak ada satwa yang menjadi korban api.

Pernyataan ini sekaligus menepis isu yang beredar di masyarakat terkait adanya gajah yang terdampak atau mati akibat kebakaran.

​“Tadi kita cek keadaan gajah-gajah, karena banyak sekali isu beredar (gajah) termakan oleh kebakaran. Ternyata kita melihat gajah-gajah kita sehat walafiat, aman, senang, dan tenang. Gajah-gajahnya justru makin subur,” ujar Gubernur Lampung di lokasi peninjauan.

​Dalam kunjungan tersebut, Gubernur turut didampingi oleh Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi dan Karo Ops Polda Lampung Kombes Pol Fadly Munzir Ismail.

Hadir pula Kapoksahli Pangdam XXI sekaligus Ketua Komite Gabungan Mitigasi dan Penanganan Interaksi Negatif Gajah Sumatra di TNWK Brigjen TNI Sriyanto, Bupati Lampung Timur, serta Kepala Balai TNWK.

​Terkait penanganan api, Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi memastikan bahwa titik api terakhir telah berhasil dipadamkan.

Pemadaman dilakukan secara intensif melalui operasi gabungan yang mencakup jalur darat dan udara.

​“Jadi kita melihat bahwa gajah-gajah yang ada di Taman Nasional Way Kambas ini tidak terdampak oleh kebakaran hutan. Jadi aman,” tegas Mayjen Kristomei.

​Meski api telah padam, Gubernur memastikan upaya mitigasi terus berjalan. Pemerintah bersama TNI, Polri, dan instansi terkait tetap menyiagakan posko gabungan di kawasan tersebut untuk melakukan sosialisasi dan pemantauan titik api guna mencegah terjadinya karhutla susulan. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Lacak Sinyal GPS, Polisi Bekuk Dua Pelaku Curanmor di Rajabasa
Cipayung Plus Sambangi Polresta Bandar Lampung, Ada Apa?
Pemkot Bandar Lampung Gerak Cepat, Bagikan Beras ke 31 Ribu Warga di 5 Kecamatan 
Belajar dari YouTube, Sindikat Pembuat Ekstasi Oplosan di Natar Nekat Jualan Via COD 
Geng Remaja Bermotor Blokade Underpass ZA Pagar Alam, Polisi Kemana?!
Dugaan Mark-up Dana Kesehatan Rp330 Juta, Inspektorat Lampung Barat Segera Periksa Pemerintah Pekon Bandar Agung
Tak Pakai Helm, Dua Pelajar SMP di Pringsewu Kepergok Bawa 43 Paket Tembakau Sintetis
Gasak Motor Jemaah Masjid, Warga Wonosobo Diringkus Polsek Talang Padang, Satu Rekannya Buron!
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 14:28 WIB

Lacak Sinyal GPS, Polisi Bekuk Dua Pelaku Curanmor di Rajabasa

Selasa, 1 September 2026 - 14:25 WIB

Cipayung Plus Sambangi Polresta Bandar Lampung, Ada Apa?

Selasa, 1 September 2026 - 14:21 WIB

Tinjau TNWK Pascakarhutla, Gubernur Lampung dan Pangdam Pastikan Gajah Sumatra Aman

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:54 WIB

Belajar dari YouTube, Sindikat Pembuat Ekstasi Oplosan di Natar Nekat Jualan Via COD 

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:43 WIB

Geng Remaja Bermotor Blokade Underpass ZA Pagar Alam, Polisi Kemana?!

Berita Terbaru

Bandar Lampung

Lacak Sinyal GPS, Polisi Bekuk Dua Pelaku Curanmor di Rajabasa

Selasa, 1 Sep 2026 - 14:28 WIB

Bandar Lampung

Cipayung Plus Sambangi Polresta Bandar Lampung, Ada Apa?

Selasa, 1 Sep 2026 - 14:25 WIB