Caption : Istimewa
Hariannarasi.com, Jakarta – Polda Metro Jaya mengerahkan ribuan personel gabungan untuk mengawal jalannya serangkaian aksi penyampaian pendapat oleh berbagai elemen mahasiswa di sejumlah titik strategis di ibu kota.
Berdasarkan data aksi terbaru pada Selasa (18/8/2026), kepolisian menurunkan sebanyak 9.242 personel gabungan untuk mengamankan 31 titik unjuk rasa yang tersebar di wilayah Jakarta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Salah satu aksi unjuk rasa tersebut dipelopori oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), yang menggelar demonstrasi di kawasan Bundaran HI dengan membawa delapan tuntutan.
Pengerahan pasukan dalam jumlah besar guna mengawal unjuk rasa mahasiswa ini juga terjadi pada aksi-aksi sebelumnya.
Pada Senin (15/6/2026), Polda Metro Jaya menyiagakan 6.675 personel gabungan untuk melayani aksi mahasiswa yang terpusat di kawasan DPR/MPR RI, Monas, Bundaran HI, hingga Gedung Badan Gizi Nasional (BGN), Jakarta Pusat.
Ribuan personel pengamanan pada aksi 15 Juni tersebut terdiri dari berbagai unsur, dengan rincian 6.165 personel Polri, 500 personel TNI, serta 10 personel Dinas Perhubungan.
Pasukan gabungan tersebut disebar ke sejumlah titik pengamanan dan bertugas mengatur kelancaran lalu lintas.
Terkait pengerahan personel tersebut, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menjelaskan, langkah pengamanan dilakukan untuk memastikan setiap kegiatan penyampaian pendapat dapat berlangsung secara aman, tertib, dan tidak mengganggu jalannya aktivitas masyarakat.
”Polda Metro Jaya telah menyiapkan 6.675 personel gabungan untuk mengamankan seluruh rangkaian aksi penyampaian pendapat. Personel akan ditempatkan di titik-titik strategis guna menjamin keamanan peserta aksi maupun masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi,” tegas Budi. (*)






