Gara-Gara Rebutan Cowok! Siswi SMA dan SMP di Lampung Utara Adu Jotos di Kuburan Cina

- Editor

Rabu, 12 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Istimewa

Hariannarasi.com, Lampung Utara – Sebuah video berdurasi 17 detik yang memperlihatkan aksi perkelahian sejumlah remaja putri di kawasan Kuburan Cina, Kelurahan Kotabumi Ilir, Kecamatan Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara, viral di media sosial.

Pihak kepolisian resor setempat kini tengah menyelidiki insiden yang terjadi pada Senin (10/8/2026) sekitar pukul 17.00 WIB tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Kasat Reskrim Polres Lampung Utara, AKP Ivan Roland Cristofel, mengonfirmasi adanya peristiwa tersebut.

Ia menyatakan, jajarannya telah turun ke lokasi kejadian (TKP) untuk melakukan pengecekan dan menelusuri identitas para remaja yang terlibat.

​”Sudah kami tindak lanjuti dengan melakukan pengecekan dan mencari identitas para pihak yang terlibat,” ujar Ivan saat dikonfirmasi, Rabu (12/8/2026).

​Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, perkelahian tersebut melibatkan pelajar dari SMAN 1 Kotabumi dan SMP Asyifa Darussalam. Motif keributan diduga kuat dipicu oleh persoalan asmara atau cinta segitiga.

​Perselisihan bermula dari komunikasi di media sosial Instagram yang berlanjut ke WhatsApp.

Dua remaja berinisial DE dan WW, yang disebut pernah memiliki hubungan dengan pria berinisial D menghubungi remaja putri lain berinisial SY.

​Mereka kemudian sepakat untuk bertemu guna menyelesaikan masalah. Pertemuan yang awalnya direncanakan di kawasan Simpang Propau, akhirnya dipindahkan ke area Kuburan Cina karena alasan jarak.

Setibanya di lokasi, cekcok dan kesalahpahaman memanas hingga berujung pada kontak fisik.

Dalam video yang beredar, dua remaja tampak memukul satu remaja lainnya, sementara satu orang lagi berusaha melerai.

​Meski video perkelahian telah tersebar luas, AKP Ivan menyebutkan bahwa hingga kini belum ada laporan resmi ke kepolisian dari pihak-pihak yang berselisih.

​”Untuk saat ini kedua belah pihak belum ada yang melapor,” tegasnya.

​Sebagai langkah penanganan, Kapolsek Kotabumi Kota Iptu Syamsudin bersama Kanit Binmas Aipda Muchlis telah mendatangi pihak sekolah, termasuk SMAN 1 Kotabumi, serta keluarga remaja yang terlibat.

Polisi terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan persoalan ini dapat diselesaikan dengan baik dan tidak memicu konflik lanjutan di kalangan pelajar. (*)

Berikut video lengkapnya:

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Mesuji Memanas! Salah Paham Armada Polisi Picu Kericuhan Warga dan Perusahaan
Dugaan Kekerasan Seksual Oknum Lapas Gunung Sugih Naik ke Tahap Penyidikan, Korban Dikabarkan Hamil!
8 Aki Dicuri dan Belasan Panel Surya Rusak, Sistem Pantau Gunung Anak Krakatau Lumpuh Sebagian
Manfaatkan Lahan Telantar Bekas Hama Babi, Buronan S Nekat Tanam Ganja di Gunung Seminung Lambar
Jadi Korban Perundungan Kakak Kelas, Siswa SDN 2 Way Dadi Baru Alami Patah Kaki
Warga Binaan Dijadikan Objek Bancakan, Dugaan Korupsi Anggaran Rutan Kelas IIB Sukadana Tembus Rp3,4 Miliar!
Karma Instan! Niat Tancap Gas Bawa Tas Curian, Jambret di Pringsewu Malah Terjungkal
Kabur ke Kaltim, Predator Anak Berkedok Tokoh Dituakan di Way Kanan Akhirnya Dibekuk
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 19:21 WIB

Mesuji Memanas! Salah Paham Armada Polisi Picu Kericuhan Warga dan Perusahaan

Senin, 28 September 2026 - 19:00 WIB

Dugaan Kekerasan Seksual Oknum Lapas Gunung Sugih Naik ke Tahap Penyidikan, Korban Dikabarkan Hamil!

Senin, 28 September 2026 - 14:45 WIB

8 Aki Dicuri dan Belasan Panel Surya Rusak, Sistem Pantau Gunung Anak Krakatau Lumpuh Sebagian

Senin, 28 September 2026 - 14:38 WIB

Manfaatkan Lahan Telantar Bekas Hama Babi, Buronan S Nekat Tanam Ganja di Gunung Seminung Lambar

Senin, 28 September 2026 - 09:28 WIB

Warga Binaan Dijadikan Objek Bancakan, Dugaan Korupsi Anggaran Rutan Kelas IIB Sukadana Tembus Rp3,4 Miliar!

Berita Terbaru