Tenggat Waktu Habis, Sebagian Pedagang Pasar Pagi Talang Padang Tetap Tolak Relokasi

- Editor

Minggu, 9 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Istimewa

Hariannarasi.com, Tanggamus – Batas waktu relokasi pedagang Pasar Pagi GSG Talang Padang ke Pasar Modern Talang Padang telah berakhir pada Sabtu (8/8/2026).

Meski tenggat waktu sudah habis, sebagian pedagang masih memilih bertahan di lokasi lama dan menolak pindah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Penolakan tersebut diwarnai dengan aksi demonstrasi oleh sejumlah pedagang di kawasan Pasar Pagi GSG.

Para pedagang mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanggamus agar tidak sekadar memaksakan batas waktu pemindahan, tetapi juga memberikan solusi atas persoalan yang mereka hadapi.

​Alasan utama penolakan ini didasari oleh kekhawatiran pedagang terhadap keberlangsungan usaha mereka di lokasi yang baru.

Para pedagang menilai relokasi akan berdampak pada berubahnya akses konsumen, pembagian posisi kios atau lapak yang dinilai belum jelas, meningkatnya biaya operasional, hingga tidak adanya kepastian pendapatan harian.

​Dari pantauan kondisi di lapangan saat ini memperlihatkan adanya dua kelompok pedagang, sebagian pedagang telah menyetujui kebijakan relokasi dan mulai menempati gedung utama Pasar Modern Talang Padang. Namun, sebagian lainnya masih mempertahankan aktivitas jual beli di Pasar Pagi GSG.

​Sebelumnya, pada Selasa (21/7/2026), proses awal pemindahan pedagang sempat mendapat pengawalan dari 270 personel gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan Kabupaten Tanggamus.

​Menyikapi penolakan yang masih berlanjut, para pedagang meminta agar Pemkab dan pengelola pasar segera membuka ruang dialog secara terbuka guna menemukan kesepakatan terkait penataan kawasan tanpa harus mematikan mata pencaharian mereka. (*)

Berikut video lengkapnya:

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Polda Lampung Ultimatum Pengelola Hiburan Malam Terkait Narkoba, Ancam Sikat Pengelola!
Polisi Gerebek Tempat Persiapan Tawuran di Sukarame, 9 Remaja Diciduk!
Toko di Tanjung Senang Diperas Oknum Berkedok Keamanan, Minta Rp150 Ribu!  
Pj Peratin Kembahang Diduga Koordinir Setoran Pengamanan Dana Desa di Lampung Barat
Gara-gara Suara Motor Bising, Pria di Tanggamus Tembak Atap dan Bacok Tetangga Pakai Samurai
Bukan Pakai Dana Desa, Tapi Patungan Rp15 Miliar! Warga di Lampung Timur Bangun Jalan Sendiri Secara Gotong Royong
Viral Gerebek Gubuk Sabu di Tulang Bawang, Warganet: Sudah Lama Beroperasi, Kok Baru Digerebek?
Setelah Viral Dituding Kelaparan, BKSDA Bengkulu Selamatkan 4 Satwa Dilindungi di Bumi Kedaton, 2 Lainnya Sakit Kritis!
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Polda Lampung Ultimatum Pengelola Hiburan Malam Terkait Narkoba, Ancam Sikat Pengelola!

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Polisi Gerebek Tempat Persiapan Tawuran di Sukarame, 9 Remaja Diciduk!

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Toko di Tanjung Senang Diperas Oknum Berkedok Keamanan, Minta Rp150 Ribu!  

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:43 WIB

Pj Peratin Kembahang Diduga Koordinir Setoran Pengamanan Dana Desa di Lampung Barat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:42 WIB

Gara-gara Suara Motor Bising, Pria di Tanggamus Tembak Atap dan Bacok Tetangga Pakai Samurai

Berita Terbaru

Bandar Lampung

Polisi Gerebek Tempat Persiapan Tawuran di Sukarame, 9 Remaja Diciduk!

Sabtu, 17 Okt 2026 - 13:23 WIB