Caption : Ilustrasi
Hariannarasi.com, Lampung Timur – Seorang pekerja bangunan bernama Triono (52) meninggal dunia setelah terjatuh dari ketinggian sekitar 9 meter saat memasang atap spandek di proyek Gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), Desa Raman Aji, Kecamatan Raman Utara, Kabupaten Lampung Timur.
Korban yang merupakan warga Desa Pekalongan, sempat menjalani perawatan intensif dalam kondisi koma selama sepuluh hari di sebuah rumah sakit di Kota Metro sebelum akhirnya menghembuskan napas terakhir pada Sabtu (20/06/2026) sekitar pukul 01.25 WIB.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Keling, adik korban, menjelaskan bahwa insiden nahas tersebut terjadi pada Kamis (11/06/2026) sekitar pukul 15.10 WIB. “Mas Tri terjatuh saat pemasangan spandek. Ia mengalami luka parah di bagian kepala,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pihak keluarga telah memakamkan jenazah korban di tempat pemakaman umum setempat pada hari yang sama. “Kami sekeluarga sudah mengikhlaskan peristiwa ini,” kata Keling.
Kapolsek Pekalongan, AKP Emi Suhaimi, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengonfirmasi bahwa korban meninggal dunia di rumah sakit di Kota Metro dan merupakan warga Desa Pekalongan. “TKP berada di wilayah Desa Raman Aji, Kecamatan Raman Utara,” jelasnya singkat.
Sorotan Terhadap Keselamatan Kerja
Kejadian ini menuai sorotan terkait standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lokasi proyek. Jaya MH, salah satu tokoh pemuda Lampung Timur, menyayangkan tidak adanya perlengkapan keselamatan yang memadai.
”Cukup disayangkan proyek miliaran rupiah tidak menggunakan body harness atau sabuk pengaman sebagai pelindung jatuh pribadi standar K3,” tegas Jaya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kontraktor proyek terkait insiden kecelakaan kerja tersebut. (*)






