Indonesia Tegas Minta AS dan Israel Berhenti Serang Iran!

- Editor

Selasa, 10 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Istimewa (Dok. Setneg RI)

Hariannarasi.com, Jakarta – Pemerintah Indonesia secara resmi mendesak Amerika Serikat (AS) dan Israel untuk segera menghentikan serangan militer terhadap Iran. Di saat yang sama, Indonesia juga menuntut Iran untuk menyetop serangan yang menargetkan negara-negara tetangga di Timur Tengah. 

Seruan tegas ini disampaikan oleh Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI pada Senin (9/3/2026), menyusul eskalasi ketegangan dan kontak senjata yang semakin mengkhawatirkan di kawasan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​”Pemerintah Indonesia menyerukan kepada Amerika Serikat dan Israel untuk menghentikan serangan terhadap Iran, serta menyerukan kepada Iran untuk menghentikan serangan yang menargetkan negara-negara tetangga di kawasan, termasuk Perserikatan Emirat Arab, Arab Saudi, Qatar, Oman, Bahrain, Kuwait, dan Yordania,” tulis pernyataan resmi Kemlu RI.

​Sikap ini diambil setelah pemerintah menerima laporan komprehensif dari berbagai Perwakilan RI di Timur Tengah mengenai eskalasi konflik yang berpotensi meluas. Indonesia menyatakan keprihatinan mendalam atas memanasnya situasi yang dapat mengancam stabilitas politik dan ekonomi global.

Kemlu RI menegaskan, seluruh pihak wajib menegakkan prinsip-prinsip hukum internasional. Indonesia menilai penghormatan terhadap kedaulatan dan integritas teritorial negara adalah kunci utama untuk mencegah kehancuran yang lebih besar.

“Oleh karena itu, Pemerintah Indonesia mendorong seluruh pihak yang terlibat untuk menurunkan ego militer, menahan diri secara maksimal, meredakan ketegangan (deeskalasi), dan segera kembali ke meja perundingan melalui dialog diplomasi,” tambahnya.

Selain fokus pada perdamaian global, pemerintah juga memastikan keselamatan Warga Negara Indonesia (WNI) di kawasan konflik sebagai prioritas utama.

Kemlu RI terus memantau secara ketat kondisi para WNI dan telah menyiapkan langkah kontingensi, termasuk opsi repatriasi (pemulangan kembali) dari negara-negara terdampak jika situasi keamanan terus memburuk. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Usai Kapal Bantuan Gaza Dicegat Israel, Jurnalis Asal Lampung Hilang Kontak!
Anies Baswedan Ditunjuk Jadi Dewan Penasihat Kota Riyadh, Bagikan Pengalaman Transportasi Jakarta
Sempat Dipanggil Polda Sumut, Lagu Viral Siti Mawarni Ya Incek Dipakai Klub Borussia Dortmund
Bukan Cuma Bisnis, Ini Alasan Pemerintah Ingin Perbanyak Konser K-Pop di RI!
Enam Kapal Dagang Dipaksa Putar Balik, AS Blokade Ketat Selat Hormuz!
Kenapa Kapal Pertamina Dilarang Lewat Selat Hormuz? Ini Kata Dubes Iran!
Iran Izinkan Kapal Asing Lintasi Selat Hormuz, Dua Kapal Indonesia Masih Tertahan!
Makin Panas! Spanyol Tuding Israel Sengaja Targetkan TNI di Lebanon, Tel Aviv Meradang
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 08:49 WIB

Usai Kapal Bantuan Gaza Dicegat Israel, Jurnalis Asal Lampung Hilang Kontak!

Minggu, 17 Mei 2026 - 03:52 WIB

Anies Baswedan Ditunjuk Jadi Dewan Penasihat Kota Riyadh, Bagikan Pengalaman Transportasi Jakarta

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:24 WIB

Sempat Dipanggil Polda Sumut, Lagu Viral Siti Mawarni Ya Incek Dipakai Klub Borussia Dortmund

Kamis, 23 April 2026 - 08:05 WIB

Bukan Cuma Bisnis, Ini Alasan Pemerintah Ingin Perbanyak Konser K-Pop di RI!

Rabu, 15 April 2026 - 08:44 WIB

Enam Kapal Dagang Dipaksa Putar Balik, AS Blokade Ketat Selat Hormuz!

Berita Terbaru