Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Bisnis Waralaba atau bagi hasil merupakan bisnis yang saat ini sangat berkembang pesat. Ada banyak model bisnis waralaba, dari yang besar dengan modal milyaran hingga yang terkecil, hanya bermodal jutaan saja.
Kita ambil contoh bisnis waralaba Alfamart, yang dinaungi oleh perusahaan Induk PT. Sumber Alfaria Trijaya, Tbk. Perusahaan yang berbasis di Jakarta ini menyediakan bisnis waralaba dengan syarat dan aturan tertentu.
Antara lain, yakni memiliki lahan total antara 150 m² hingga 250 m², memenuhi persyaratan perijinan usaha, seperti, izin usaha, izin lingkungan, SIUP, NIB, NPWP, NPPKP, STPW, IUTM. Mengikuti prosedur dan aturan yang berlaku di perusahaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Untuk lebih jelasnya mengenai persyaratan, dapat dilihat di laman resmi Alfamart.
Selanjutnya kita bahas modal dan keuntungan, untuk modal sendiri berkisar antara Rp300-Rp500 jutaan. Lahan yang dibutuhkan untuk area sales seluas 30 m² hingga 120 m².
Biaya diatas tidak termasuk biaya sewa ruko/lahan, biaya hanya mengcover franchise fee selama 5 tahun. termasuk perlengkapan seperti rak dan alat gerai, listrik, shop sign, polesign, perizinan, dan biaya promosi gerai.
Untuk keuntungan sendiri kita dapat perkirakan dengan estimasi sebagai berikut:
– Biaya awal Rp300 juta dengan lahan sales area 30 m²
– Pendapatan/omzet harian senilai Rp15 juta
– Total Omzet 1 bulan senilai Rp450 juta
– Asumsi margin laba kotor sebesar 11 persen yakni Rp49.500.000,-
– Gaji Karyawan Rp3 juta x 4 orang = Rp12 Juta
– Operasional 2 % x Omset = Rp9,9 Juta
– Royalti senilai Rp28 juta x 2% = Rp560 ribu
– Royalti 2 senilai Rp 15 juta x 3% = Rp450 ribu
Jadi Total Laba bersih perbulan senilai Rp26.560.000,-/bulan.
Cukup menggiurkan bukan, gimana nih? tertarik membuka bisnis franchise waralaba Alfamart, silahkan kunjungi laman resmi Alfamart jika berminat, terima kasih. (*)
Penulis : Admin
Editor : Redaksi






