Caption : ist
Hariannarasi.com, Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) memberikan sinyal mengenai rencana pembukaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada tahun 2026.
Langkah ini dipersiapkan untuk mengisi kekosongan jabatan akibat besarnya jumlah pegawai yang memasuki masa pensiun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menteri PAN-RB, Rini Widyantini, mengatakan, saat ini pemerintah sedang dalam tahap persiapan kebutuhan formasi dan pembahasan anggaran bersama Kementerian Keuangan.
Ia menegaskan, pengumuman seleksi harus didahului dengan perhitungan matang terkait kompetensi yang dibutuhkan di setiap instansi.
“Kita sudah mengajukan kepada Menteri Keuangan mengenai kesiapan anggarannya. Tidak bisa tiba-tiba kita umumkan, harus tahu kompetensinya,” ujar Rini di Gedung Kementerian PAN-RB, beberapa waktu lalu.
Rini menjelaskan, urgensi rekrutmen ini didorong oleh data pemerintah yang menunjukkan sekitar 160.000 ASN akan memasuki masa pensiun pada tahun 2025.
Fokus utama pada rekrutmen mendatang adalah memberikan peluang bagi lulusan baru (fresh graduate). Sebagai referensi bagi calon pelamar, data Badan Kepegawaian Negara (BKN) dari seleksi sebelumnya pada 2025 menunjukkan terdapat 15 instansi pusat yang tercatat memiliki jumlah pendaftar paling sedikit.
Instansi tersebut dapat menjadi peluang strategis bagi pelamar guna meningkatkan probabilitas kelulusan.
Berikut adalah daftar 15 instansi dengan jumlah pelamar terendah berdasarkan data BKN:
1. Kementerian Koordinator Bidang PMK: 385 pendaftar (133 melakukan submit).
2. Kementerian PAN-RB: 474 pendaftar (401 melakukan submit).
3. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN): 485 pendaftar (334 melakukan submit).
4. Setjen Komnas HAM: 507 pendaftar (448 melakukan submit).
5. Setjen MPR: 548 pendaftar (490 melakukan submit).
6. BPIP: 886 pendaftar (769 melakukan submit).
7. Setjen Wantannas: 896 pendaftar (820 melakukan submit).
8. BNPT: 1.010 pendaftar (941 melakukan submit).
9. Setjen Komisi Yudisial: 1.045 pendaftar (890 melakukan submit).
10. Badan Informasi Geospasial (BIG): 1.208 pendaftar (1.009 melakukan submit).
11. BNN: 1.224 pendaftar (376 melakukan submit).
12. Kemenko Polhukam: 1.459 pendaftar (1.287 melakukan submit).
13. Setjen DPD: 1.937 pendaftar (1.838 melakukan submit).
14. LKPP: 2.231 pendaftar (1.976 melakukan submit).
15. KPK: 3.967 pendaftar (1.619 melakukan submit).
Pihak Kementerian PAN-RB saat ini terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan kementerian terkait untuk memetakan kebutuhan spesifik sebelum jadwal resmi CPNS 2026 diumumkan kepada publik.
Calon pelamar diimbau untuk mulai menyiapkan dokumen administrasi dan mempelajari materi tes CAT sejak dini. (*)






