Konflik Iran-AS Ancam Penerbangan, Begini Nasib 438 Jemaah Umrah Asal Lampung, Bisa Pulang?

- Editor

Selasa, 3 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Istimewa

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kanwil Kemenhaj) Provinsi Lampung mencatat sebanyak 438 jemaah umrah asal Lampung masih berada di Tanah Suci di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik antara Iran dan Israel. 

Meski situasi di Timur Tengah memanas, hingga saat ini belum ada laporan mengenai kendala kepulangan jemaah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Kepala Kanwil Kemenhaj Lampung, Ansori F. Citra, mengonfirmasi bahwa data tersebut dihimpun dari 14 Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) per Senin (2/3/2026).

​”Berdasarkan laporan yang kami terima sampai pagi ini, masih ada 438 jemaah umrah asal Lampung yang berada di Tanah Suci. Data ini berasal dari 14 PPIU yang telah melapor,” ujar Ansori saat dikonfirmasi.

​Ansori merinci, total penyelenggara perjalanan umrah di Lampung mencapai 114 travel, yang terdiri dari 40 kantor pusat dan 74 kantor cabang. Namun, belum seluruh PPIU menyetorkan laporan terkini mengenai posisi jemaah mereka.

​”Data 438 jemaah ini merupakan laporan pada akhir Februari 2026. Ada kemungkinan sebagian sudah kembali ke Tanah Air, sementara yang lain masih menjalankan ibadah di Makkah dan Madinah,” jelasnya.

Kondisi Penerbangan Terkendali

Meningkatnya tensi politik di kawasan Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat sempat memicu kekhawatiran akan gangguan jadwal penerbangan internasional.

Namun, pihak Kanwil Kemenhaj memastikan arus transportasi udara bagi jemaah Lampung masih berjalan normal.

​Ansori menegaskan bahwa pihaknya terus memantau situasi dan hingga kini belum menerima laporan adanya pembatalan penerbangan yang menyebabkan jemaah tertahan.

“Sampai hari ini, Alhamdulillah belum ada laporan jemaah yang tidak bisa pulang karena penerbangan dibatalkan atau kendala lainnya,” pungkas Ansori. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Polsek Labuhan Maringgai Ringkus Pembuat dan Pengedar Uang Palsu, Modusnya Belanja dari Warung ke Warung
Warga Temukan Mayat Mengering di Rumah Kosong di Srengsem Panjang
Hukuman Berlapis! Ayah Pemerkosa Anak Kandung Bayar Mahal dengan 18 Tahun Bui dan Kehilangan Hak Asuh
Tidur di Kolong Kendaraan, Kernet Truk Tangki Tewas Terlindas di Pelabuhan Bakauheni
Bukan Cuma Tambah Pabrik, Ini Strategi ‘Pivot’ Gubernur Lampung Atasi Krisis Lapangan Kerja
Usai Gubernur Lampung Gelar Salat Istisqa, Hujan Guyur Bandar Lampung
Positif Gunakan Ekstasi, Polres Way Kanan Amankan Wanita Asal Metro
Diduga Selingkuh, Oknum Kepala Sekolah dan Guru di Lampung Tengah Digerebek Warga
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 09:57 WIB

Polsek Labuhan Maringgai Ringkus Pembuat dan Pengedar Uang Palsu, Modusnya Belanja dari Warung ke Warung

Sabtu, 12 September 2026 - 09:53 WIB

Warga Temukan Mayat Mengering di Rumah Kosong di Srengsem Panjang

Sabtu, 12 September 2026 - 09:45 WIB

Tidur di Kolong Kendaraan, Kernet Truk Tangki Tewas Terlindas di Pelabuhan Bakauheni

Jumat, 11 September 2026 - 12:00 WIB

Bukan Cuma Tambah Pabrik, Ini Strategi ‘Pivot’ Gubernur Lampung Atasi Krisis Lapangan Kerja

Jumat, 11 September 2026 - 08:09 WIB

Usai Gubernur Lampung Gelar Salat Istisqa, Hujan Guyur Bandar Lampung

Berita Terbaru

Bandar Lampung

Warga Temukan Mayat Mengering di Rumah Kosong di Srengsem Panjang

Sabtu, 12 Sep 2026 - 09:53 WIB