Presiden Prabowo Sebut Dana Desa Tidak Sampai ke Rakyat di 10 Tahun Terakhir

- Editor

Sabtu, 14 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist

Hariannarasi.com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto memberikan kritik tajam terhadap efektivitas penyaluran Dana Desa selama satu dekade terakhir. Dalam pernyataannya, kemarin (13/2). 

Presiden menyebut bahwa sebagian besar anggaran yang dialokasikan pemerintah pusat tersebut tidak sampai ke tangan masyarakat di tingkat akar rumput.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Prabowo menyoroti adanya inefisiensi dan kebocoran dalam rantai distribusi anggaran desa yang telah berlangsung selama 10 tahun.

Menurutnya, meskipun pemerintah terus menggelontorkan dana dalam jumlah besar setiap tahunnya, dampak nyata bagi kesejahteraan warga desa dinilai belum optimal.

​”Selama 10 tahun terakhir, kita melihat banyak sekali dana desa yang ternyata tidak sampai ke rakyat yang benar-benar membutuhkan,” ujar Presiden Prabowo di Jakarta.

Terkait temuan tersebut, Presiden menginstruksikan kementerian terkait untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengawasan dan mekanisme penyaluran dana.

Fokus utama pemerintah ke depan adalah memperpendek birokrasi dan memperketat transparansi guna memastikan setiap rupiah dari anggaran desa dapat dirasakan langsung oleh masyarakat untuk pembangunan infrastruktur lokal dan pemberdayaan ekonomi.

Kritik ini muncul di tengah upaya pemerintah dalam menyusun kebijakan anggaran desa untuk tahun 2026, yang diproyeksikan akan lebih mengedepankan akuntabilitas digital dan keterlibatan langsung masyarakat dalam pengawasan penggunaan dana. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

924 dari 2650 Kopdes Merah Putih di Lampung Rampung Dibangun, Operasional Masih Tunggu Arahan Pusat
Pemerintah dan DPR Pangkas Subsidi BBM dan Gas Melon Rp11,44 Triliun, Kuota Berkurang! 
Gara-gara TKD Dipotong, Daerah Ancam Pisah dari RI, Prabowo: Jangan Main Gertak!
Bupati Lampung Tengah di Bui, Sekda di Tahan Polda, Pemprov Lampung Siapkan Pengganti!
Pigai: Sertifikasi HAM Bakal Jadi Penentu Promosi Jabatan TNI-Polri dan ASN
Mengapa Presiden Copot Menkeu Purbaya, Ini Penyebabnya!
Heboh Kasus Anak Sakit Usai Santap MBG, Sudaryono: Program Aman, yang Membesar-besarkan Cuma Wartawan, Guru dan Ortu Siswa
Purbaya Dicopot, Presiden Prabowo Resmi Lantik Suahasil Nazara Sebagai Menkeu
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 11:23 WIB

924 dari 2650 Kopdes Merah Putih di Lampung Rampung Dibangun, Operasional Masih Tunggu Arahan Pusat

Jumat, 25 September 2026 - 09:06 WIB

Pemerintah dan DPR Pangkas Subsidi BBM dan Gas Melon Rp11,44 Triliun, Kuota Berkurang! 

Selasa, 22 September 2026 - 19:15 WIB

Gara-gara TKD Dipotong, Daerah Ancam Pisah dari RI, Prabowo: Jangan Main Gertak!

Senin, 21 September 2026 - 15:11 WIB

Bupati Lampung Tengah di Bui, Sekda di Tahan Polda, Pemprov Lampung Siapkan Pengganti!

Minggu, 20 September 2026 - 10:13 WIB

Pigai: Sertifikasi HAM Bakal Jadi Penentu Promosi Jabatan TNI-Polri dan ASN

Berita Terbaru